TrolMaster Boyong Inovasi Irigasi Pintar IoT di NLP & INDOGRITECH 2026

Sumber Gambar: Teknologi TrolMaster yang dibawa langsung oleh PT. Jayasakti Sukses Mandiri di NLP dan INDOGRITECH. (Foto: stapo.id)
Depok, Stapo.id – Perusahaan teknologi pertanian JSM melalui lini merek TrolMaster secara resmi memperkenalkan sistem irigasi pintar berbasis Internet of Things pada ajang pameran Indonesia Agriculture Technology Expo di ICE BSD City. Ajang pameran teknologi pertanian skala internasional yang berlangsung paralel dengan Nusantara Livestock and Poultry Expo pada 4 hingga 7 November 2026 tersebut menjadi sarana demonstrasi inovasi budidaya tanaman dalam ruangan atau indoor farming. Teknologi ini memungkinkan seluruh proses pertanian dilakukan sepenuhnya di dalam gedung tanpa tergantung pada kondisi cuaca di luar ruangan layaknya rumah kaca konvensional.
Perwakilan dari JSM TrolMaster, Irpan, menyampaikan bahwa efektivitas sistem irigasi digital ini telah sukses diterapkan pada skala komersial di Thailand. Di negara tersebut, penerapan teknologi pertanian presisi ini digunakan pada gedung bertingkat hingga lima lantai yang seluruh sistem budidayanya tersambung secara otomatis. Pertumbuhan tanaman dapat dipantau dan dikendalikan penuh secara jarak jauh melalui aplikasi terintegrasi di ponsel pintar penggunanya.
Fitur Monitoring IoT Tanpa Biaya Berlangganan
Keunggulan utama yang membedakan sistem TrolMaster dari teknologi sejenis di pasaran terletak pada aksesibilitas aplikasi pendukungnya. Irpan menekankan bahwa pengguna tidak dibebankan biaya langganan bulanan untuk mengakses seluruh fitur pemantauan berbasis IoT tersebut. Nilai efisiensi ini memberikan keuntungan ekonomis yang nyata bagi para pelaku bisnis agrobisnis di tanah air.
Model operasional tanpa biaya langganan ini dinilai mampu menekan pengeluaran rutin pengguna secara signifikan. Jika dibandingkan dengan produk lain di pasaran yang umumnya menerapkan biaya langganan sekitar 13 dolar AS setiap bulan per pengguna, TrolMaster menawarkan platform IoT yang gratis dan dapat diakses tanpa batasan jumlah pengguna.
Presisi Kontrol dan Konsumsi Energi Efisien
Dari sisi teknis, sistem irigasi pintar ini dirancang mengusung prinsip plug and play yang mempermudah proses instalasi perangkat. Unit pengontrol utama dapat dihubungkan secara langsung ke berbagai jenis sensor kelembapan media tanam serta komponen pompa air. Melalui skema ini, pengguna dapat mengatur variabel intensitas pencahayaan dan jadwal pengairan secara presisi sesuai dengan kebutuhan aktual tanaman.
Apabila sensor mendeteksi media tanam berada dalam kondisi kering, pengguna dapat mengaktifkan sistem pengairan hanya melalui tombol perintah di layar ponsel pintar. Irpan menambahkan bahwa sistem ini sangat ideal diterapkan untuk budidaya sayuran hidroponik bernilai ekonomis tinggi seperti selada, bayam, dan kangkung. Selain praktis, pengoperasian unit kontrol perangkat ini hanya memerlukan daya listrik yang sangat hemat, yakni mulai dari 1,5 ampere.
