Otomotif

Mengapa Mobil Listrik Bisa Soak Saat Parkir Paralel? Ini Tips untuk Pengguna EV

Ilustrasi komponen kelistrikan dan baterai mobil listrik

Sumber Gambar: Hyundai Ioniq 5 hyundai.com

Depok, Stapo.id – Kasus mobil listrik yang mengalami kehilangan daya ketika ditinggalkan dalam posisi tertentu membuat pemilik kendaraan listrik perlu memahami satu hal penting: baterai besar yang digunakan untuk menggerakkan mobil bukan satu-satunya sumber listrik di dalam kendaraan. Mobil listrik juga memiliki baterai 12 volt yang menjalankan berbagai sistem kelistrikan bertegangan rendah.

Hal ini menjadi penting ketika kendaraan harus diparkir secara paralel dan memungkinkan untuk digeser atau didorong oleh orang lain. Pada mobil modern dengan sistem perpindahan gigi elektronik, kondisi tersebut tidak selalu sama dengan sekadar memindahkan tuas transmisi ke posisi netral pada mobil konvensional.

Mobil listrik punya dua sistem baterai

Kendaraan listrik menggunakan baterai tegangan tinggi atau traction battery sebagai sumber energi utama motor listrik. Namun, terdapat pula baterai 12 volt yang memasok berbagai perangkat elektronik kendaraan.

Sistem 12 volt antara lain berkaitan dengan perangkat elektronik, sistem kontrol, lampu, penguncian dan berbagai fungsi kendaraan. Energi dari baterai tegangan tinggi dapat digunakan untuk mendukung sistem 12 volt melalui konverter DC-DC ketika kondisi kendaraan memungkinkan.

Artinya, baterai utama yang masih memiliki banyak energi tidak otomatis berarti seluruh sistem kendaraan akan tetap berfungsi apabila baterai 12 volt mengalami penurunan tegangan.

Hyundai sendiri menyediakan sistem yang membantu mempertahankan kondisi baterai 12 volt dengan memanfaatkan baterai tegangan tinggi. Namun, sistem tersebut tetap memiliki kondisi operasi dan batasan tertentu. Karena itu, baterai 12 volt tetap harus dianggap sebagai komponen penting dalam perawatan mobil listrik.

Kenapa parkir paralel bisa menjadi masalah?

Pada parkir paralel, kendaraan biasanya ditempatkan sedemikian rupa sehingga mobil dapat digeser apabila kendaraan lain membutuhkan ruang keluar.

Pada mobil konvensional, pengemudi cukup memahami posisi transmisi netral dan rem parkir. Namun, pada kendaraan yang menggunakan sistem shift-by-wire, perpindahan posisi gigi dikendalikan secara elektronik.

Hyundai menjelaskan dalam manualnya bahwa Ioniq 5 dapat dipertahankan dalam posisi N ketika kendaraan dalam kondisi tertentu. Untuk melakukannya terdapat prosedur khusus, termasuk mematikan Auto Hold, melepaskan electronic parking brake, memilih N dan mengonfirmasi bahwa kendaraan akan tetap berada dalam posisi tersebut.

Masalahnya, ketika Ioniq 5 tetap berada dalam posisi N setelah kendaraan dimatikan, tombol Start/Stop berada dalam kondisi ACC. Hyundai secara eksplisit memperingatkan bahwa membiarkan kendaraan dalam kondisi tersebut terlalu lama dapat menyebabkan baterai 12 volt mengalami pengosongan.

Inilah salah satu alasan mengapa parkir paralel dalam waktu lama tidak bisa diperlakukan sama seperti parkir normal.

Apa hubungannya dengan towing?

Istilah towing sering kali membingungkan karena dapat merujuk pada dua hal berbeda.

Pertama, ada TOW Mode pada kendaraan tertentu yang digunakan ketika mobil menarik trailer. Hyundai menjelaskan bahwa mode tersebut mengubah karakteristik pengoperasian kendaraan untuk menyesuaikan dengan beban trailer. Jadi, TOW Mode tidak otomatis berarti mode yang digunakan ketika mobil sedang ditarik oleh kendaraan lain.

Kedua, ada prosedur towing atau pemindahan kendaraan ketika mobil harus dipindahkan menggunakan truk derek atau ketika kendaraan perlu digeser dalam jarak pendek.

Untuk prosedur tersebut, Hyundai memiliki petunjuk tersendiri. Pada manual Hyundai, kendaraan yang hendak dipindahkan untuk kebutuhan tertentu harus berada dalam posisi N dan parking brake dilepaskan. Untuk pemindahan jarak sangat pendek, manual juga memberikan batasan kecepatan dan jarak.

Karena itu, pemilik mobil listrik sebaiknya tidak menganggap TOW Mode = mode parkir paralel. Keduanya merupakan fungsi yang berbeda dan pengguna harus mengikuti prosedur yang tercantum pada manual model kendaraan masing-masing.

Mengapa baterai 12 volt bisa habis?

Ketika kendaraan berada dalam kondisi tertentu, sejumlah sistem elektronik tetap dapat membutuhkan energi. Jika kendaraan berada dalam kondisi ACC atau konfigurasi lain yang mempertahankan sistem tertentu tetap aktif dalam waktu lama, energi baterai 12 volt dapat terus berkurang.

Hyundai secara khusus memberikan peringatan bahwa ketika Ioniq 5 dipertahankan dalam posisi N setelah kendaraan dimatikan, sistem berada pada kondisi ACC and baterai 12 volt dapat mengalami discharge jika dibiarkan terlalu lama.

Ini menjelaskan mengapa persoannya bukan sekadar “mobil listrik diparkir paralel lalu aki langsung mati”. Faktor yang lebih penting adalah bagaimana kendaraan dikondisikan agar tetap dapat digeser, berapa lama kondisi tersebut berlangsung, serta bagaimana sistem kelistrikan kendaraan mengelola baterai 12 volt.

Baterai utama penuh bukan jaminan

Pemilik EV mungkin bertanya, jika baterai utama masih 70 atau 80 persen, mengapa baterai 12 volt bisa bermasalah?

Jawabannya karena baterai tegangan tinggi dan baterai 12 volt memiliki fungsi berbeda.

Baterai utama menyimpan energi dalam jumlah besar untuk sistem penggerak. Sementara itu, baterai 12 volt berperan dalam sistem kelistrikan bertegangan rendah. Keduanya memang terhubung melalui sistem manajemen daya kendaraan, tetapi hubungan tersebut tidak berarti baterai utama akan selalu mengisi baterai 12 volt dalam setiap kondisi kendaraan.

Hyundai menyediakan sistem Aux. Battery Saver+ untuk membantu menjaga baterai 12 volt dengan memanfaatkan baterai tegangan tinggi ketika diperlukan. Namun, sistem tersebut bukan jaminan bahwa baterai 12 volt tidak akan pernah habis. Kondisi baterai, status kendaraan dan kondisi pengoperasian tetap berpengaruh.

Bagaimana cara aman jika harus parkir paralel?

Bagi pemilik mobil listrik, langkah paling aman adalah tidak menggunakan prosedur mobil konvensional sebagai patokan.

Jika kendaraan memang harus ditinggalkan sehingga dapat digeser oleh orang lain, pemilik perlu membuka buku manual dan mencari bagian mengenai Neutral, parking, towing, transport atau vehicle movement sesuai model kendaraan.

Untuk Hyundai Ioniq 5, manual menunjukkan bahwa mempertahankan posisi N setelah kendaraan dimatikan membutuhkan prosedur khusus. Pengguna juga harus memahami bahwa kondisi tersebut menempatkan kendaraan dalam ACC dan berpotensi menguras baterai 12 volt jika berlangsung terlalu lama.

Karena itu, jika kendaraan akan ditinggalkan dalam waktu lama, sebaiknya jangan mempertahankan konfigurasi N hanya karena ingin mobil dapat didorong. Jika situasi memang mengharuskan kendaraan bisa dipindahkan, ikuti prosedur yang diberikan pabrikan.

Jangan asal menggunakan mode towing

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan istilah towing di internet. Pemilik mobil bisa saja menemukan tutorial yang menyebut kendaraan harus dimasukkan ke mode tertentu ketika diderek atau dipindahkan.

Namun, prosedur tersebut tidak selalu berlaku untuk semua mobil listrik.

Hyundai sendiri memiliki prosedur khusus untuk kendaraan yang akan diderek. Dalam kondisi tertentu, posisi N dan pelepasan parking brake diperlukan, sementara untuk kendaraan yang mengalami masalah dan tidak dapat mengoperasikan sistem transmisi atau rem parkir, Hyundai merekomendasikan penggunaan peralatan seperti wheel dolly atau metode pengangkutan yang sesuai.

Dengan kata lain, jangan mencoba mengaktifkan suatu mode hanya karena namanya terdengar berhubungan dengan towing. Pastikan terlebih dahulu fungsi mode tersebut pada model kendaraan yang digunakan.

Perhatikan kondisi baterai 12 volt

Persoalan baterai 12 volt juga tidak hanya berkaitan dengan parkir paralel.

Baterai 12 volt memiliki umur pakai dan dapat mengalami penurunan performa. Kendaraan yang jarang digunakan, aksesori tambahan yang terus mendapatkan daya, atau kondisi kelistrikan tertentu dapat membuat baterai lebih cepat kehilangan kapasitas.

Pemilik EV sebaiknya memperhatikan peringatan baterai pada panel instrumen dan melakukan pemeriksaan apabila muncul indikasi baterai 12 volt bermasalah.

Jika kendaraan benar-benar kehilangan daya dan tidak dapat diaktifkan, sebaiknya jangan mencoba menarik atau mendorongnya secara sembarangan. Gunakan prosedur yang diberikan pabrikan atau hubungi layanan bantuan resmi.

Pelajaran bagi pengguna mobil listrik

Fenomena ini menunjukkan bahwa mobil listrik memang membutuhkan kebiasaan penggunaan yang sedikit berbeda dari mobil bermesin pembakaran internal.

Bukan berarti mobil listrik tidak boleh diparkir paralel. Persoalannya adalah bagaimana kendaraan diposisikan agar dapat digeser dan berapa lama kendaraan dibiarkan dalam kondisi tersebut.

Pemilik juga perlu memahami perbedaan antara baterai tegangan tinggi dan baterai 12 volt, mengetahui fungsi posisi N, memahami prosedur towing serta tidak menganggap TOW Mode sebagai solusi universal untuk memindahkan kendaraan.

Pada akhirnya, cara paling aman tetap sederhana: ikuti manual kendaraan. Hyundai menyediakan dokumentasi pemilik untuk menjelaskan prosedur pengoperasian dan kondisi khusus kendaraan, termasuk perpindahan ke N serta prosedur towing.

Bagi pengguna mobil listrik secara umum, pemahaman tersebut jauh lebih penting daripada sekadar menghafal apakah sebuah mobil boleh atau tidak diparkir paralel. Sebab, setiap model dapat memiliki sistem manajemen baterai, electronic parking brake, shift-by-wire dan prosedur pemindahan kendaraan yang berbeda.