Insight

FLOII Expo 2026: Mencatatkan Lebih Dari Rp 10 Miliar dan Kurangnya Edukasi di Hadapan Pengunjung Awam

Ilustrasi FLOII Expo 2026 untuk Stapo.id

Sumber Gambar: FLOII Expo 2026 Terselenggara Sejak 17 September hingga 20 September 2026 Dengan Mencatatkan Hasil Luar Biasa (arsip stapo.id)

Depok, Stapo.id – Ajang pameran tanaman hias FLOII Expo 2026 sukses menyedot perhatian ribuan pecinta flora di ICE BSD Tangerang. Pameran bergengsi ini berlangsung selama empat hari penuh mulai tanggal 17 hingga 20 September 2026. Penyelenggara mencatatkan perputaran transaksi spektakuler yang menembus angka lebih dari 10 miliar rupiah hingga hari penutupan. Bahkan sejumlah tanaman langka dalam pameran ini membawa banderol harga fantastis mendekati angka 1 miliar rupiah.

Daya Tarik Nilai Ekonomi Tanaman Langka

Para pengunjung menunjukkan antusiasme tinggi saat mengamati aneka tanaman eksotis yang tampil memikat sepanjang pameran. Namun harga komoditas hijau ini kerap mengejutkan kalangan masyarakat umum yang hadir langsung meninjau lokasi. Pengunjung pameran bernama Dinar Stefani mengutarakan keterkejutannya ketika menjumpai banderol harga tanaman yang menyamai kendaraan bermotor. “Sebagai orang awam, saya kaget dengan harganya yang seharga mobil atau motor. Jika dilihat dari sisi ekonomi, mungkin lebih baik membeli kendaraan daripada tanaman, tetapi target pasarnya memang bukan orang biasa,” ujar Dinar saat menemui media di lokasi pameran.

Niko yang merupakan mahasiswa program studi MICE turut membagikan pandangannya mengenai fenomena harga tinggi tersebut. Ia mengaku memperoleh wawasan berharga seputar pembentukan nilai ekonomi pada tanaman hias koleksi premium. “Jujur, kaget banget. Kagetnya lebih ke arah positif karena ini menambah wawasan tentang mengapa harganya bisa mahal,” ujar Niko.

Niko kemudian mencari tahu latar belakang perawatan botani setelah berdiskusi langsung dengan peserta pameran. “Setelah dieksplorasi dan mendapat penjelasan, ternyata mahalnya terletak pada cara merawat, media tanam, dan kelangkaannya,” jelasnya. Ia juga menyoroti teknik persilangan dua varietas unik yang mampu menciptakan tanaman baru berharga tinggi.

Pentingnya Penguasaan Produk di FLOII Expo 2026

Selain membahas harga, pengunjung memberikan catatan penting terkait interaksi petugas stan dengan para pengunjung stan. Dinar mengapresiasi penataan visual stan yang memajang informasi nama pada setiap tanaman koleksi. Kendati demikian ia menyayangkan minimnya inisiatif penjaga stan dalam membagikan pengetahuan produk secara mendalam.

Dinar menekankan bahwa edukasi botani memegang peran krusial bagi pengunjung awam maupun kolektor berpengalaman. “Hal yang saya sayangkan adalah wawasan dari penjaga booth yang kurang aktif memberikan informasi, seperti asal-usul tanaman, meskipun di beberapa booth tadi ada yang sudah informatif,” tambahnya. Ia mendorong stan pameran menghadirkan program aktivasi menarik agar tidak sekadar berfokus pada aktivitas jual beli. “Harapan saya, mungkin di setiap booth ada activation-nya. Beberapa booth memang ada yang menyediakan, namun yang lainnya hanya fokus pada penjualan saja tanpa memberi tahu keunikannya. Semoga ke depannya ada activation di setiap booth,” pungkasnya.

Kesuksesan pagelaran ini membuktikan bahwa agribisnis tanaman hias menyimpan potensi perputaran ekonomi yang luar biasa masif. Kendati demikian para pelaku usaha wajib meningkatkan penguasaan materi botani guna memperkuat kepercayaan konsumen masa depan. Edukasi komprehensif dan pendekatan interaktif dari ajang FLOII Expo 2026 akan menjaga keberlanjutan ekosistem industri flora nasional.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.