Penutupan FLOII Expo 2026 Catat Transaksi Rp10 Miliar

Sumber Gambar: Steering Committee FLOII Rustika Herlambang Secara Resmi Menutup FLOII Expo 2026 (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Gelaran pameran tanaman hias berskala internasional resmi berakhir dengan capaian finansial yang sangat membanggakan. Ajang bergengsi FLOII Expo 2026 sukses menyedot antusiasme luar biasa dari para penggemar flora di ICE BSD. Aktivitas pameran ini berhasil membukukan nilai transaksi ekonomi yang sangat signifikan selama empat hari penuh. Para pelaku industri hortikultura menyambut pencapaian ini sebagai angin segar bagi pasar tanaman hias nasional.
Masyarakat memadati area pameran sejak hari pertama pembukaan hingga momen penutupan pada Minggu (20/9). Steering Committee FLOII, Dr. Rustika Herlambang, S.S, M.Ikom., mencatat kehadiran lebih dari 15.525 pengunjung. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terutama menjelang detik-detik penutupan pameran pada sore hari. Banyak penggemar tanaman memanfaatkan momen puncak ini untuk mendapatkan flora idaman mereka.
Pencapaian Transaksi FLOII Expo 2026
Rustika memaparkan perputaran uang yang melesat kencang selama gelaran kegiatan berlangsung. “Nilai transaksi hingga saat ini telah mencapai lebih dari Rp10 miliar hingga pukul 15.00 tadi. Angka ini pasti akan bertambah jauh lebih banyak karena semakin sore belanjanya semakin jor-joran,” ujar Rustika dalam sambutannya pada acara penutupan. Para pengunjung tampak terus memburu berbagai koleksi tanaman langka hingga menit-menit akhir penutupan pameran.
Pameran FLOII Expo 2026 ini turut dimeriahkan oleh lebih dari 120 peserta pameran dari berbagai daerah. Selain peserta domestik, sejumlah exhibitor internasional datang meramaikan pameran dari Ekuador, China, Thailand, dan Taiwan. Pihak penyelenggara juga mengemas delapan sesi talkshow inspiratif serta sembilan kelas workshop praktis. Sebanyak lebih dari 300 peserta juga meramaikan kontes tanaman hias yang berlangsung sangat kompetitif.
Membangun Ekosistem Industri Flora Masa Depan
Rustika menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar panggung transaksi jual beli tanaman semata. Ia memandang kegiatan tahunan ini sebagai ekosistem penting dalam menumbuhkan gairah para pecinta tanaman. “Tanaman mengajarkan kita sesuatu yang berharga: yang tumbuh tidak harus selalu besar, tetapi harus dirawat dengan cinta dan diberi ruang untuk berkembang. Semoga FLOII pun akan seperti itu,” pungkasnya. Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen kuat panitia dalam merawat jejaring komunitas florikultura jangka panjang.
Penyelenggaraan FLOII Expo 2026 memperlihatkan ketahanan serta potensi ekonomi florikultura Indonesia yang kian matang. Dukungan peserta internasional dan transaksi miliaran rupiah membuka jalan bagi penguatan pasar ekspor flora. Sinergi yang solid antara komunitas dan pelaku usaha berpeluang melahirkan industri hijau yang semakin mandiri.
