BYD Sealion 8 Mulai Diuji di Indonesia, Seperti Apa SUV Listrik Besar Ini?

Sumber Gambar: BYD
Depok, Stapo.id – Kehadiran BYD di Indonesia kembali menarik perhatian setelah sebuah unit yang diduga kuat sebagai BYD Sealion 8 tertangkap sedang menjalani uji jalan. SUV berukuran besar tersebut masih menggunakan kamuflase pada bagian bodinya. Hingga kini, BYD Indonesia belum mengumumkan secara resmi waktu peluncuran maupun spesifikasi untuk pasar Indonesia.
Kemunculan unit uji tersebut menjadi menarik karena Sealion 8 merupakan salah satu SUV besar terbaru BYD. Di China, model ini dikenal sebagai Sealion 08 dan diperkenalkan sebagai bagian dari lini Ocean Series. BYD juga telah menampilkan Sealion 08 dalam agenda globalnya bersama Seal 08 dan konsep Ocean-V.
Berdasarkan laporan otomotif yang mengamati unit uji di Indonesia, kendaraan tersebut memiliki kemiripan dengan Sealion 8 yang telah dipasarkan di pasar global. Data regulasi Indonesia juga mencatat tiga kode kendaraan yang diduga berkaitan dengan model ini, yakni SRE-AWD-30, SRE-RWD-10, dan SRE-RWD-20. Nilai Jual Kendaraan Bermotor atau NJKB yang tercatat berada di kisaran Rp259 juta hingga Rp272 juta. Angka tersebut bukan harga jual kendaraan kepada konsumen karena NJKB merupakan salah satu dasar penghitungan pajak kendaraan.
Di pasar asalnya, Sealion 08 memiliki dimensi 5.115 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, dan wheelbase 3.030 mm. SUV ini tersedia dengan konfigurasi lima atau enam penumpang. Desainnya mengadopsi bahasa visual Ocean Series, dengan lampu depan terpisah, pegangan pintu semi-tersembunyi, serta lampu belakang yang membentang di bagian buritan.
Untuk sistem penggerak, Sealion 8 tersedia dalam pilihan battery electric vehicle atau BEV dan plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV di sejumlah pasar. Pada versi PHEV, BYD menawarkan sistem penggerak dengan mesin bensin dan motor listrik. Sementara versi BEV menggunakan baterai sebagai sumber tenaga utama. Namun, konfigurasi yang akan digunakan untuk pasar Indonesia belum dikonfirmasi oleh BYD.
Teknologi yang ditawarkan pada model globalnya juga cukup beragam. Sealion 8 dapat dibekali sistem suspensi udara dual-chamber DiSus-A dan teknologi kemudi roda belakang. Sistem bantuan pengemudi DiPilot juga menjadi bagian dari teknologi yang tersedia pada model tersebut. Karena belum ada spesifikasi resmi Indonesia, fitur-fitur tersebut belum dapat dianggap sebagai perlengkapan standar untuk unit yang nantinya dipasarkan di Tanah Air.
Bagi Indonesia, Sealion 8 berpotensi menambah pilihan SUV berukuran besar dengan teknologi elektrifikasi. Namun, statusnya saat ini masih sebatas model yang sedang menjalani pengujian. Belum ada konfirmasi resmi mengenai varian, harga, kapasitas baterai, jarak tempuh, jumlah kursi, maupun jadwal peluncurannya.
Jika nantinya dipasarkan di Indonesia, karakter Sealion 8 akan lebih relevan bagi pengguna yang membutuhkan SUV berukuran besar dengan ruang kabin lebih lega dan menginginkan pilihan teknologi elektrifikasi. Untuk saat ini, informasi tersebut masih perlu menunggu pengumuman resmi BYD Indonesia.
