Strategi Weirdough Garap Pasar Ritel Lewat Inovasi Sourdough Bertekstur Lembut

Sumber Gambar: EDUKASI ROTI ARTISAN: Petugas stan Weirdough Bakehouse (Nomor 5-68A) Saat Memberikan Edukasi Produk dan Melayani Transaksi Pengunjung Pada Perhelatan Cafe Brasserie Expo Indonesia (CBE) 2026 di NICE PIK 2. Produsen roti asal Dharmawangsa Square ini Memperkenalkan Inovasi Sourdough Lembut Berbasis Rebusan Air Soda untuk Membidik Segmen Ritel dan Korporasi. (Foto: Stapo.id)
Depok, Stapo.id – Industri roti artisan terus memperlihatkan perkembangan dinamis di tanah air. Brand bakery asal Dharmawangsa Square menyuguhkan terobosan menarik dalam Cafe Brasserie Expo Indonesia (CBE) di NICE PIK 2 (9-11 Oktober). Melalui pameran tersebut, mereka memperkenalkan produk sourdough Weirdough yang memiliki keunikan tekstur. Produsen artisan ini menyasar segmen ritel sekaligus kemitraan bisnis berskala besar.
Rahasia Tekstur Sourdough Weirdough yang Lembut
Sebagian besar konsumen mengenal pretzel dan sourdough sebagai roti bertekstur liat atau keras. Namun, produsen ini merombak anggapan tersebut dengan menyajikan roti bertekstur sangat empuk. Mereka memadukan proses pembuatan khusus demi memanjakan lidah masyarakat luas. Karakter rasa gurih mendominasi setiap olahan dengan kadar manis yang terjaga rendah.
Inovasi teknik pengolahan memegang peranan penting dalam menciptakan kelembutan tersebut. Tim produksi menerapkan langkah spesifik sebelum memanggang adonan. “Sourdough-nya kami rebus pakai air soda,” ungkap perwakilan Weirdough saat menjelaskan rahasia di balik tekstur pretzel mereka yang tetap lembut. Langkah cermat ini menjaga kelembapan adonan hingga menghasilkan tekstur akhir yang lembut.
Peluang Pasar B2B dan Rencana Ekspansi Gerai
Untuk memikat konsumen ritel, produsen menawarkan produk mereka dengan harga yang sangat bersahabat. “Mulai dari Rp15.000,” ujar perwakilan tersebut mengenai harga per unit rotinya. Produsen juga menyiapkan ekspansi varian rasa baru demi menyemarakkan gerai offline. Langkah inovasi ini akan memperkaya pilihan para pencinta roti modern.
Rencana diversifikasi menu akan segera menyapa para pelanggan setia. “Sourdough kami juga akan ada versi offline dengan variasi yang lebih banyak lagi. Kalau ini kan baru yang original saja, nanti kami ada cheese sprinkle, yang manis-manis, dan ada hot sourdough juga,” tambahnya. Kehadiran ragam varian ini semakin melengkapi katalog sourdough Weirdough di pasaran.
Selain menyasar konsumen langsung, produsen sukses menggarap pesanan korporasi berskala masif. Portofolio mereka mencakup layanan snack box untuk seminar hingga paket perjalanan wisata. “Saat Natal kami berkolaborasi dengan Antavaya. Jadi kami mengirim snack pack untuk perjalanan travel sampai ribuan pak,” jelasnya. Fleksibilitas skema franchise turut memperkuat langkah ekspansi bisnis bakery ini.
Langkah inovatif ini membuktikan bahwa adaptasi tekstur lokal mampu membuka peluang komersial yang luas. Kombinasi harga kompetitif dan kesiapan melayani segmen B2B menjadi modal kuat bagi pertumbuhan industri roti artisan.
