Sistem Manajemen Indekos Jadi Kunci Sukses Irwan Fingatee

Depok, Stapo.id – Sistem manajemen indekos kini menjadi solusi krusial bagi para pemilik properti untuk mengoptimalkan operasional bisnis mereka. Irwan Fingatee menjelaskan strategi Singgah dalam membantu pengelola asrama melalui pendekatan yang sangat personal di acara NextDev 11.
“Jadi itu bukan merupakan pekerjaan kami saat ini. Jadi kita menjadi yang menggunakan sistem itu, kami akan filter dahulu, jadi kami akan posting untuk beberapa kayak sewa asrama dengan yang ingin menyewa. Dan ya untuk belum mempunyai sistem, jadi untuk bagaimana pendekatannya, jadi kami secara door-to-door harus mendatangi mereka, menawarkan ini sama-sama mempresentasikan produk kami, apa yang bisa kami bantu dan apa benefit-nya dan apa impact yang bisa diberikan oleh pengelola. Dan itu yang kami lakukan pada saat akuisisi customer di Singgah. Dan untuk sistemnya sendiri kenapa door-to-door, kenapa tidak lewat platform yang lain, karena kami sifatnya kerjasama. Jadi kami bekerja sepenuhnya secara otomatis di pengelola atau pengurus properti, mereka sudah mengelola sewa asrama tersebut dan kami jamin bahwa tidak akan ada sistem yang kami tindas. Kami mengurusnya secara komprehensif, mulai dari bawah sampai akhir, dari mulai perizinan sampai ke pemasaran asrama tersebut, dan tidak akan ada masalah di solusinya serta hasil akhirnya. Mungkin seperti itu.” ujar Irwan Fingatee.
Strategi Pendekatan Langsung untuk Hasil Maksimal
Perusahaan ini menerapkan metode pemasaran langsung ke lapangan untuk membangun kepercayaan pelanggan. Tim Singgah mendatangi pengelola asrama satu per satu guna menjalin kerja sama yang solid dan transparan. Mereka menawarkan bantuan menyeluruh mulai dari aspek legalitas perizinan hingga strategi pemasaran akhir yang efektif.
Singgah menjamin kehadiran sistem mereka tidak akan mengganggu atau menindas prosedur yang sudah berjalan sebelumnya. Fokus utama mereka adalah memberikan nilai tambah bagi para pengelola properti yang masih menggunakan cara manual. Pendekatan ini terbukti mampu menjangkau pemilik asrama yang belum tersentuh oleh platform digital arus utama.
Manfaat Sistem Manajemen Indekos bagi Pengelola Kecil
Penerapan sistem manajemen indekos melalui Singgah juga sangat memperhatikan segmentasi pasar yang spesifik. Irwan membidik para pemilik indekos dengan jumlah kamar di bawah dua puluh pintu sebagai target utama. Pemilik properti skala menengah ini biasanya sering menghadapi kendala administratif yang cukup rumit setiap bulannya.
“Dari kost-kostan sendiri kami sekarang menargetkan kost-kostan yang di bawah 20 pintu ke bawah di mana kalau kost-kostan di atas sebenarnya biaya penyewa itu ada maksudnya berbeda-beda, ada juga nominalnya bisa berbeda-beda. Dan biasanya kalau 25 itu udah cukup ribet untuk ngurusin, 25 itu udah cukup ribet juga untuk masalah catatan, ada yang ngelakuin pembayaran. Jadi kami masuknya ke situ karena solusi yang ditawarkan kost itu bisa termanage seperti ada notifikasi ‘oh ini yang sudah bayar’, ‘ini yang belum bayar’, jadi lebih memperkecil lagi ini pembayarannya berapa, ini pembayarannya berapa.” papar Irwan.
Keunggulan sistem manajemen indekos ini terletak pada kemudahan fitur penagihan yang sangat praktis bagi penghuni. Para penyewa tidak perlu lagi mengunduh aplikasi tambahan hanya untuk sekadar melakukan proses pembayaran rutin. Pemilik properti cukup mengirimkan notifikasi resmi melalui layanan pesan singkat WhatsApp kepada setiap penghuni.
“Dan salah satu yang menjadi pembeda kami, jadi yang cukup berbeda aplikasi itu sebenarnya dari sisi penagihan. Di mana kayak teman-teman penghuni kos itu enggak butuh instal aplikasi karena akan mendapatkan notifikasi untuk pembayaran melalui WhatsApp. Nah nanti link tersebut dikirim oleh pemilik kos-kosan dan dilakukan pembayaran di situ secara sukarela melalui pembayarannya itu. Jadi itu salah satu kelebihan kami di mana kita mempermudah sistem pembayaran, kita juga mempermudah administrasi pengelola kos-kosan itu sendiri. Kemudian secara price-nya jadi kalau di kami kita sebenarnya ada tiga tipes nih, cuma terbatas beberapa fitur. Jadi misalkan nggak bisa lima puluh orang, terus kemudian kalau free itu dia nggak bisa custom branding. Nah jadi kita sediakan sebenarnya beberapa paket kayak paket free, premium, dan special premium. Dia bisa mengganti logo menjadi logo kost-kosannya, atau logo propertinya sendiri. Terus ada beberapa tambahan lain kayak buat…” tutup Irwan.
