Kabar

Alexandra Ivanova Trio Hadirkan Jazz Penuh Makna tentang Identitas dan Kehidupan di MyBCA International Java Jazz Festival 2026

Ilustrasi panggung jazz dengan instrumen piano dan kontrabas dalam pencahayaan estetis.

Sumber Gambar: Alexandra Ivanova Trio Tampil Menawan di MyBCA International Java Jazz Festival 2026 (arsip stapo.id)

Tangerang, Stapo.id – Penampilan Alexandra Ivanova Trio menjadi salah satu sajian paling intim dan reflektif pada hari terakhir MyBCA International Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2, Minggu, 31 Mei 2026. Tampil di Erafone Hall, pianis dan komposer asal Austria Alexandra Ivanova mengajak penonton menyelami perjalanan emosional tentang identitas, keluarga, rasa memiliki, dan kemanusiaan melalui komposisi-komposisi jazz yang kaya akan pengaruh budaya dunia.

Bersama Judith Ferstl pada double bass dan Axel Filip pada drum, Alexandra Ivanova Trio menghadirkan pertunjukan yang memadukan unsur jazz modern dengan warna musik Balkan, Maqam Timur Tengah, hingga ritme Afro-Cuban. Perpaduan tersebut menghasilkan lanskap musikal yang unik dan melampaui batas-batas genre konvensional.

Bagi banyak penonton, penampilan trio asal Austria ini bukan sekadar konser jazz, melainkan pengalaman mendengarkan cerita yang diterjemahkan ke dalam nada dan improvisasi.

Musik Sebagai Cermin Kehidupan

Di sela-sela pertunjukan, Alexandra Ivanova membagikan kisah di balik salah satu komposisi yang dibawakan malam itu. Ia menjelaskan bahwa karya tersebut berangkat dari aransemen yang diselesaikan sekitar tiga bulan lalu dan lahir dari berbagai pengalaman emosional yang sedang dialami orang-orang terdekatnya.

Menurut Ivanova, kehidupan selalu menghadirkan dua sisi yang berjalan beriringan. Di satu sisi terdapat kenangan indah yang layak dirayakan, sementara di sisi lain ada banyak orang yang sedang menghadapi masa-masa sulit dalam hidup mereka.

Melalui musik yang dimainkan malam itu, ia ingin menyampaikan rasa empati sekaligus dukungan kepada mereka yang sedang berjuang menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Pesan tersebut terasa kuat sepanjang pertunjukan. Sentuhan piano Ivanova yang lembut namun ekspresif berpadu dengan permainan bass Judith Ferstl yang kokoh serta ritme dinamis dari Axel Filip, menciptakan suasana yang hangat dan penuh perenungan.

Mencari Makna Rumah dan Identitas

Selain berbicara mengenai kehidupan dan persahabatan, Alexandra Ivanova juga mengungkapkan kisah personal mengenai pencarian identitas yang selama ini menjadi inspirasi utama dalam karya-karyanya.

Musisi yang menetap di Wina, Austria, itu menjelaskan bahwa nama belakang Ivanova sering membuat banyak orang mengira dirinya memiliki hubungan dengan Rusia. Namun, ia menegaskan bahwa akar keluarganya berasal dari Bulgaria.

Dalam proses menelusuri sejarah keluarganya hingga lima generasi ke belakang, Ivanova mengaku menemukan sebuah kenyataan yang mengubah cara pandangnya terhadap konsep rumah dan rasa memiliki.

Ia menyadari bahwa dirinya tidak benar-benar berasal dari satu tempat tertentu. Sebaliknya, ia tumbuh dalam ruang “di antara” berbagai identitas budaya yang membentuk dirinya saat ini.

Kesadaran tersebut kemudian menjadi fondasi dari banyak karya yang ia tulis, termasuk komposisi terbaru berjudul “Rooting”.

“Rooting”, Persembahan untuk Leluhur

Salah satu momen penting dalam penampilannya di Java Jazz Festival 2026 adalah ketika Ivanova memperkenalkan karya terbaru bertajuk “Rooting”.

Komposisi tersebut didedikasikan untuk kakek, nenek, serta leluhur keluarganya yang telah membentuk perjalanan hidupnya hingga saat ini. Menariknya, ia mengungkapkan bahwa proses penyempurnaan lembaran musik karya tersebut baru selesai sesaat sebelum dirinya berangkat menuju festival.

Meski banyak mempertanyakan dari mana sebenarnya ia berasal, Ivanova mengaku Wina tetap menjadi tempat yang memberinya rasa memiliki yang paling kuat, terutama sebagai seorang musisi.

Nuansa personal yang terkandung dalam “Rooting” terasa begitu kuat ketika dibawakan di atas panggung. Improvisasi piano yang emosional berpadu dengan dialog musikal antara bass dan drum menciptakan pengalaman mendalam yang berhasil memikat perhatian penonton hingga akhir pertunjukan.

Membawa Jazz Lintas Budaya ke Panggung Dunia

Alexandra Ivanova Trio dikenal sebagai kelompok jazz yang mengeksplorasi berbagai tradisi musik dunia ke dalam komposisi modern. Setelah merilis album debut “Beauty in Chaos” pada 2023, mereka tampil di berbagai festival internasional dari Kairo hingga Havana dan terus memperluas pengaruh mereka di panggung jazz global.

Penampilan di MyBCA International Java Jazz Festival 2026 kembali menunjukkan kemampuan trio ini dalam menghadirkan musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak audiens merenungkan berbagai aspek kehidupan manusia.

Tepuk tangan panjang yang diberikan penonton Erafone Hall di penghujung konser menjadi bukti bahwa pesan yang dibawa Alexandra Ivanova Trio berhasil tersampaikan. Di tengah hiruk-pikuk festival musik internasional, mereka menghadirkan ruang untuk merenung, merasakan, dan menemukan kembali makna identitas serta hubungan antarmanusia melalui bahasa universal bernama musik.