Barry Likumahuwa Rayakan 20 Tahun Karier di MyBCA International Java Jazz Festival 2026

Sumber Gambar: Barry Likumahuwa Menampilkan Debut Perjalanan Musik Jazz Selama Dua Dekade (arsip stapo.id)
Tangerang, Stapo.id – Penampilan spesial bassist jazz ternama Barry Likumahuwa sukses menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus energi modern dalam gelaran MyBCA International Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2, Jumat, 29 Mei 2026. Tampil di panggung Telkomsel Halo Hall, Barry merayakan perjalanan 20 tahun karier bermusiknya lewat showcase bertajuk “20 Years Of Bass Lines”.
Musisi bernama lengkap Elseos Jeberani Emmanuel Likumahuwa tersebut tampil bersama deretan nama besar di industri musik Indonesia seperti Andre Dinuth pada gitar, Nicky Manuputty di saxophone, Matthew Sayersz sebagai vokalis, serta Echa Soemantri pada drum. Kolaborasi mereka menghadirkan pertunjukan penuh groove, improvisasi, dan atmosfer jazz modern yang memikat para penonton.
Dalam penampilannya, Barry turut membawakan nuansa nostalgia saat dirinya pertama kali tampil di Java Jazz Festival dua dekade silam bersama album debut Goodspell. Momen tersebut menjadi refleksi perjalanan panjangnya sebagai salah satu bassist modern jazz terbaik di Indonesia.
Barry Likumahuwa dikenal luas melalui permainan bass yang enerjik dengan teknik slap bass khas yang memadukan unsur funk, soul, dan jazz. Selama 20 tahun berkarier, ia berhasil menjembatani musik jazz dengan generasi muda melalui aransemen yang lebih segar dan mudah dinikmati berbagai kalangan.
Lahir dari keluarga musisi ternama, Barry merupakan putra dari legenda jazz Indonesia Benny Likumahuwa yang dikenal sebagai trombonis berpengaruh di tanah air. Ia juga merupakan keponakan dari penyanyi jazz legendaris Utha Likumahuwa yang dikenal lewat lagu-lagu hits seperti “Esok Kan Masih Ada”, “Tersiksa Lagi”, dan “Sesaat Kau Hadir”.
Meski tumbuh di lingkungan keluarga jazz yang kuat, Barry berhasil membangun identitas musiknya sendiri. Ia memilih bass gitar sebagai instrumen utama dan mengembangkan gaya bermain yang modern, penuh improvisasi, serta kaya pengaruh musik urban.
Showcase “20 Yrs Of Bass Lines” menjadi penanda penting perjalanan karier Barry di industri musik Indonesia.

Penampilannya di Java Jazz Festival 2026 bukan hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga pembuktian konsistensinya sebagai musisi yang terus berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan akar jazz yang kuat.
Penonton di Telkomsel Halo Hall tampak menikmati setiap lagu yang dibawakan Barry dan para musisi pendukungnya. Perpaduan permainan bass yang eksplosif, warna saxophone yang hangat, hingga permainan drum yang dinamis membuat suasana pertunjukan terasa hidup sepanjang penampilan berlangsung.
Kehadiran Barry Likumahuwa di MyBCA International Java Jazz Festival 2026 kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu ikon modern jazz Indonesia yang mampu menghadirkan pengalaman musikal berkualitas bagi lintas generasi penikmat musik.
