Kabar

The Groove dan Tiara Effendy Hidupkan Nostalgia di MyBCA International Java Jazz Festival 2026

Representasi instrumen musik jazz seperti saksofon di atas panggung festival yang elegan.

Sumber Gambar: The Groove dan Tiara Effendy Tampil Memukau di MyBCA International Java Jazz Festival (arsip stapo.id)

Tangerang, Stapo.id – Grup musik acid jazz legendaris Indonesia, The Groove, sukses menghadirkan suasana penuh nostalgia dalam penampilannya di MyBCA International Java Jazz Festival 2026 yang digelar di NICE PIK 2, Jumat, 29 Mei 2026. Tampil di panggung Sosro Hall, The Groove membius penonton lewat deretan lagu hits yang telah melekat di hati penikmat musik Indonesia sejak akhir 1990-an.

Dalam penampilannya kali ini, The Groove tampil bersama penyanyi Tiara Effendy melalui kolaborasi bertajuk “The Groove x Bandung Jazz Orchestra: The Yovie Widianto’s Songbook”. Perpaduan karakter acid jazz khas The Groove dengan sentuhan vokal soulful Tiara Effendy menghadirkan pengalaman musikal yang terasa hangat, modern, sekaligus nostalgik.

Penonton yang memadati Sosro Hall tampak antusias menyanyikan lagu-lagu populer yang dibawakan sepanjang pertunjukan. Beberapa lagu hits seperti “Khayalan”, “Kuingin”, dan “Dahulu” menjadi momen paling dinantikan dalam penampilan tersebut. Suasana hall berubah semakin meriah ketika para penonton ikut bernyanyi bersama mengikuti setiap lirik yang dibawakan dari atas panggung.

Sejarah Panjang The Groove

The Groove sendiri dikenal sebagai salah satu pionir musik Acid Jazz dan Funk di Indonesia sejak dibentuk pada 1997.

Grup ini terus mempertahankan identitas musiknya yang groove-driven dengan sentuhan jazz, funk, soul, dan pop yang khas. Meski telah mengalami beberapa perubahan formasi selama perjalanan kariernya, karakter musik The Groove tetap menjadi daya tarik utama yang mampu bertahan lintas generasi.

Saat ini, The Groove diperkuat oleh Reza Hernanza sebagai vokalis utama bersama Tiara Effendy pada vokal. Formasi lainnya terdiri dari Ari Arief pada gitar, Destanto Putradito atau Detta pada drum, serta Reza “Rejoz” Jozef di bagian perkusi. Chemistry antarpersonel terlihat solid sepanjang penampilan, menghasilkan atmosfer panggung yang energik namun tetap intim.

Kolaborasi dengan Bandung Jazz Orchestra juga memberikan warna berbeda dalam penampilan mereka di Java Jazz Festival tahun ini. Aransemen musik yang lebih megah berpadu dengan nuansa jazz modern membuat lagu-lagu The Groove terdengar lebih segar tanpa kehilangan identitas aslinya.

Kehadiran Tiara Effendy turut menjadi sorotan tersendiri. Vokalnya yang kuat dan soulful mampu menyatu dengan karakter musik The Groove, menciptakan harmoni yang memikat para penonton dari berbagai kalangan usia. Kolaborasi tersebut berhasil menghadirkan keseimbangan antara nostalgia era 2000-an dengan nuansa musik kontemporer masa kini.

Penampilan The Groove di MyBCA International Java Jazz Festival 2026 kembali membuktikan bahwa musik acid jazz Indonesia masih memiliki tempat spesial di hati penikmat musik tanah air. Dengan aransemen yang matang, permainan musik yang solid, serta deretan lagu hits yang timeless, The Groove sukses menjadi salah satu penampilan yang mencuri perhatian di hari pertama festival.