Kabar

Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay Hidupkan Jazz Funk di MyBCA International Java Jazz Festival 2026

Gitar elektrik klasik di atas panggung dengan pencahayaan warna-warni nuansa disko dan funk.

Tangerang, Stapo.id – Suasana Sosro Hall di NICE PIK 2 berubah menjadi pesta musik funk dan soul penuh energi saat Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay tampil dalam gelaran MyBCA International Java Jazz Festival 2026, Sabtu, 30 Mei 2026. Penampilan grup yang dipimpin gitaris legendaris Al McKay tersebut menjadi salah satu pertunjukan paling dinantikan oleh para pecinta musik lintas generasi.

Sejak awal pertunjukan, ribuan penonton yang memadati venue langsung diajak bernostalgia dengan deretan lagu klasik Earth, Wind & Fire yang telah menjadi bagian penting sejarah musik dunia. Kualitas permainan musik yang solid, aransemen yang megah, serta energi panggung yang konsisten membuat suasana festival semakin meriah sepanjang malam.

Earth, Wind & Fire Experience merupakan proyek musik yang dibentuk oleh Al McKay, gitaris sekaligus penulis lagu yang berperan besar dalam kesuksesan Earth, Wind & Fire pada era 1970-an.

Melalui proyek ini, McKay bersama sejumlah mantan personel Earth, Wind & Fire dan musisi funk-soul papan atas berupaya menjaga warisan musik band legendaris tersebut melalui penampilan live yang autentik.

Sepanjang konser, penonton disuguhi berbagai lagu hits yang menjadi identitas Earth, Wind & Fire. Beberapa lagu yang dibawakan antara lain “Rock That”, “Serpentine Fire”, “Got To Get You Into My Life”, “Shining Star”, “After The Love Has Gone”, “Reasons”, “September”, hingga “Let’s Groove”.

Setiap lagu mendapatkan sambutan hangat dari penonton, namun dua lagu legendaris yakni “After The Love Has Gone” dan “September” menjadi momen yang paling ditunggu sepanjang pertunjukan. Saat intro kedua lagu tersebut dimainkan, suasana Sosro Hall langsung dipenuhi sorakan dan nyanyian bersama dari para penggemar yang telah lama menantikan kesempatan menyaksikan karya-karya Earth, Wind & Fire dibawakan secara langsung.

“September” menjadi salah satu klimaks konser ketika hampir seluruh penonton ikut bernyanyi mengikuti lirik lagu yang telah menjadi anthem musik funk dan soul dunia selama puluhan tahun. Sementara “After The Love Has Gone” menghadirkan suasana yang lebih emosional dengan harmonisasi vokal yang kuat dan aransemen yang memukau.

Al McKay sendiri dikenal sebagai salah satu sosok penting di balik kejayaan Earth, Wind & Fire.

Selain sebagai gitaris, ia juga turut menulis sejumlah lagu ikonik yang membantu membawa grup tersebut meraih kesuksesan global. Kontribusinya menjadikan Earth, Wind & Fire sebagai salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik funk, soul, R&B, dan disco.

Kehadiran Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay di MyBCA International Java Jazz Festival 2026 menjadi bukti bahwa karya-karya klasik berkualitas mampu melampaui batas generasi. Penampilan mereka tidak hanya menghadirkan nostalgia bagi penggemar lama, tetapi juga memperkenalkan warisan musik funk dan soul kepada audiens yang lebih muda.

Melalui pertunjukan yang penuh energi, musikalitas kelas dunia, dan deretan lagu legendaris, Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay sukses menjadikan Sosro Hall sebagai salah satu pusat perhatian pada hari kedua MyBCA International Java Jazz Festival 2026.