Mobil Hidrogen Anagata Memukau Pengunjung Global Hydrogen Ecosystem

Sumber Gambar: Tim Apatte62 Universitas Brawijaya Menampilkan Mobil Anagata (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Tim Apatte62 Brawijaya Team 2 membawa kabar membanggakan dari industri teknologi ramah lingkungan nasional. Mereka memamerkan mobil hidrogen Anagata pada Global Hydrogen Ecosystem 2026 Summit and Exhibition. Pameran teknologi bergengsi ini berlangsung di JICC Senayan, Jakarta mulai 21 hingga 23 Juli 2026.
Kendaraan masa depan ini merupakan hasil karya nyata mahasiswa Teknik Mesin Universitas Brawijaya Malang. Perwakilan tim, Ilham Ardiansyah, menjelaskan bahwa kendaraan ini mengandalkan teknologi modern sistem fuel cell. Nama tim Apatte sendiri menyimpan filosofi mendalam, yaitu memiliki arti siap, cepat, dan tepat.
Keunggulan Efisiensi Mobil Hidrogen Anagata
Mobil ramah lingkungan ini mempunyai efisiensi penggunaan bahan bakar yang sangat luar biasa tinggi. Selain itu, kendaraan hemat energi tersebut mencatatkan prestasi yang sangat mengagumkan di kancah internasional melalui pengujian intensif. Oleh karena itu, mobil hidrogen Anagata sanggup menempuh jarak ratusan kilometer hanya dengan memanfaatkan satu meter kubik gas hidrogen.
Ilham membeberkan pencapaian rekor luar biasa yang sukses mereka raih dalam kompetisi tersebut secara langsung. “Rekor tertingginya berada di 538,4 km per meter kubik. Penggunaan satu meter kubik hidrogen mampu menempuh jarak sejauh itu,” ujar Ilham Ardiansyah. Catatan impresif tersebut menempatkan tim mahasiswa ini pada posisi puncak di wilayah Asia Pasifik.
Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu di Balik Prestasi

Proses penciptaan karya hebat ini melibatkan kerja sama yang solid antar mahasiswa dari berbagai jurusan. Meskipun berawal dari jurusan Teknik Mesin, mereka merangkul mahasiswa Teknik Elektro dan juga program studi Instrumentasi. Selain itu, tim ini bahkan mengajak mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik untuk memperkuat manajemen kerja kelompok.
Kolaborasi cerdas ini akhirnya membuahkan hasil manis berupa gelar juara pertama di Shell Eco-marathon Asia Pasifik. Pihak penyelenggara pameran di JICC Senayan mengapresiasi kehadiran mobil hidrogen Anagata yang inovatif ini. Ilham berharap agar karya gemilang ini dapat menjadi referensi penting bagi pembuatan kendaraan masa depan. Masyarakat tentu mendambakan kehadiran alat transportasi pribadi yang efisien sekaligus bersahabat dengan alam sekitar.
Inovasi luar biasa dari Universitas Brawijaya ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia siap memimpin era transisi energi global. Kehadiran kendaraan ramah lingkungan tersebut memberikan angin segar bagi masa depan industri otomotif tanah air. Pemerintah dan sektor swasta perlu mendukung riset semacam ini secara berkelanjutan demi bumi yang lebih bersih.

