Insight

Kristy Mayer-Mejia: Jangan Mimpi Pakai AI kalau Fondasi Integritas Data Perusahaan Masih Buruk

Ilustrasi Integritas Data untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Global Head of Data Transformation Kraken, Kristy Mayer-Mejia, memaparkan materi bertajuk “Building an AI-Ready Utility: From Data Chaos to Decision Intelligence” dalam ajang pameran Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang. (Arsip stapo.id)

Depok, Stapo.id – Industri utilitas menghadapi tantangan besar saat mengelola informasi digital secara terpadu. Global Head of Data Transformation Kraken, Kristy Mayer-Mejia, menyoroti persoalan tersebut dalam Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang (23/9). Ia menilai bahwa integritas data yang buruk menghambat perusahaan energi mengadopsi kecerdasan buatan. Ketidakpastian kualitas informasi bahkan kerap memicu perdebatan sengit dalam rapat kepemimpinan.

Arsip data yang berantakan menyita waktu tim teknis hingga delapan puluh persen hanya untuk pembersihan manual. Kraken menawarkan jalan keluar melalui sistem operasi cerdas yang menyajikan satu sumber kebenaran operasional. “Jika data Anda tidak dapat digunakan, tidak dipahami, dan tidak dipercaya, Anda tidak dapat melepaskan agen AI dengan percaya diri,” ujar Kristy Mayer-Mejia.

Mendorong Efisiensi Melalui Fondasi Integritas Data

Platform Kraken saat ini memproses lebih dari 20 miliar titik data harian pada beragam fungsi operasional. Sistem tersebut mengelola lebih dari 54 juta akun pelanggan di 27 negara. “Kami melihat keuntungan besar: sekitar 40% efisiensi biaya, peningkatan 3 kali lipat dalam kepuasan pelanggan, dan inovasi yang 30 kali lebih cepat,” ungkap Kristy Mayer-Mejia.

Penerapan integrasi cerdas sukses memetakan pengguna kendaraan listrik dengan tingkat akurasi mencapai 99 persen. Pendekatan ini menghasilkan penawaran personal dengan konversi bisnis sebesar 25 persen. Mayer-Mejia meyakini perusahaan utilitas dapat mengulang keberhasilan tersebut dengan menjaga integritas data secara konsisten.

Tiga Prinsip Pokok Operasional Bisnis Berbasis Data

Perusahaan memerlukan perubahan model operasional agar investasi digital mendatangkan dampak finansial yang nyata. Kristy Mayer-Mejia memperkenalkan tiga prinsip utama demi membangun model operasi yang berpusat pada bisnis. Prinsip pertama mengharuskan unit bisnis memegang kendali data secara langsung dan bukan melimpahkannya ke departemen teknologi. “Data dan AI bukanlah tujuan akhir; mereka adalah masukan bagi hasil bisnis yang Anda cari,” tegas Kristy Mayer-Mejia.

Prinsip kedua menuntut peningkatan keahlian tim modern agar mereka fokus menghasilkan nilai tambah bagi organisasi. Sementara itu, prinsip ketiga menekankan pembentukan kebiasaan mengambil keputusan berbasis analitik pada jajaran pimpinan tertinggi. Para pemimpin wajib memberi teladan nyata saat memanfaatkan informasi bisnis setiap hari.

Langkah Kraken menegaskan bahwa teknologi mutakhir tidak dapat bekerja efektif tanpa fondasi integritas data yang kokoh. Para pelaku industri energi harus segera membenahi tata kelola informasi internal demi memenangkan persaingan bisnis. Inisiatif memperbarui kultur kerja menjadi kunci utama bagi keberhasilan transformasi digital sektor utilitas global.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.