Bisnis

Strategi Insentif Rekosistem: Tukar 5 Botol Plastik Jadi Cuan Uang Elektronik

Ilustrasi pengelolaan sampah digital untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Keseruan Pengunjung Electricity Connect 2026 Menabung Sampah Dapat Poin dan ditukar Uang Elektronik/e-wallet (arsip stapl.id)

Depok, Stapo.id – Rekosistem memperkenalkan terobosan pengelolaan sampah digital dalam perhelatan Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang (22-24 September 2026). Startup lingkungan ini mengajak para peserta mengelola botol plastik melalui aplikasi gawai pintar selama acara berlangsung. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik terhadap isu keberlanjutan pada acara berskala besar.

Mekanisme program ini memanfaatkan sistem poin untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat. Setiap pengunjung yang menyetor satu botol plastik memperoleh 500 poin digital lewat aplikasi. Pengunjung dapat menukar poin tersebut dengan aneka voucer konsumsi atau saldo uang elektronik setelah memenuhi ambang batas tertentu.

Insentif Menarik Lewat Aplikasi Ponsel

Skema insentif ini memikat perhatian pengunjung pameran karena menawarkan timbal balik yang nyata. Partisipan perlu mengumpulkan sejumlah botol sebelum mencairkan reward yang tersedia. “Benar, lima botol. Jadi ditotalkan dulu menjadi 2.500 poin baru bisa ditukar voucher,” ujar perwakilan Rekosistem saat menjelaskan skema penukaran poin di lokasi acara.

Infrastruktur Pengelolaan Sampah Digital dan Jaringan Logistik

Melalui sistem pengelolaan sampah digital, Rekosistem menyediakan fasilitas waste station permanen di wilayah Jakarta dan Depok. Fasilitas tersebut menerima beragam jenis buangan, mulai dari limbah botol plastik hingga minyak jelantah. Perusahaan menyalurkan material daur ulang menuju fasilitas penyimpanan terpadu di kawasan sekitar.

Rekosistem menopang operasional harian melalui rantai logistik yang menjangkau sejumlah daerah penyangga. Strategi ini menjamin penanganan limbah berjalan optimal dan terukur dari hulu ke hilir. “Kalau untuk kantor pusat, kami di Jakarta Selatan. Untuk gudang, ada di Bekasi dan wilayah Bogor,” tambah perwakilan tersebut.

Pendekatan pengelolaan sampah digital membuktikan peran krusial inovasi teknologi dalam memecahkan persoalan lingkungan pada perhelatan massal. Skema penghargaan berbasis aplikasi memotivasi publik agar memilah sampah secara mandiri dan bertanggung jawab. Sinergi antara penyelenggara pameran dan penyedia solusi daur ulang memperkuat ekosistem acara yang berkelanjutan.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.