Metrodata Kenalkan Knowgen.ai, Solusi Agentic AI Berbasis Google Cloud

Sumber Gambar: Knowgen.ai Hadir dan Memeriahkan Metrodata Solution Day 2026 di Shangri-La Jakarta (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Metrodata memperkenalkan inovasi teknologi terbaru untuk membantu akselerasi bisnis berskala menengah dan perusahaan rintisan. Melalui platform Knowgen.ai, perusahaan ini menghadirkan solusi agentic AI berbasis infrastruktur Google Cloud. Langkah strategis tersebut bertujuan memperkuat ekosistem teknologi digital sektor Business-to-Business (B2B) di Indonesia.
Kemitraan erat dengan Google Cloud memungkinkan Metrodata membangun platform tangguh menggunakan model Gemini yang telah mereka sesuaikan secara mandiri. Menurut laporan Stapo.id di acara Metrodata Solution Day di Shangrila Jakarta, Kamis (20/8), perkembangan teknologi kecerdasan buatan berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, para pelaku usaha memerlukan solusi adaptif agar tetap mampu bersaing secara global.
Implementasi Solusi Agentic AI dalam Memangkas Waktu Kerja
Teknologi modern ini menawarkan efisiensi tinggi bagi operasional internal berbagai perusahaan mitra. Rendy selaku partnership Google Cloud dari Knowgen.ai menyatakan bahwa solusi agentic AI ini tidak menyasar pengguna akhir secara langsung. “Metrodata ini bukan menyasar end-user customer langsung, tapi kita B2B. Jadi kita tidak publish di internet,” ujar Rendy.
Transformasi kecerdasan buatan masa kini membawa dampak revolusioner seperti era digitalisasi beberapa tahun lalu. Otomatisasi sistem mampu memotong waktu kerja yang rumit secara signifikan dan meningkatkan produktivitas karyawan. “Pekerjaan yang dulu memakan waktu lama, sekarang bisa selesai dalam 1 sampai 5 menit,” jelasnya.
Fokus Target Pasar Menengah dan Startup
Knowgen.ai secara spesifik membidik segmen Small Medium Enterprise (SMEs) atau bisnis ukuran menengah yang ingin berkembang pesat. Mereka merancang layanan ini untuk membantu tim divisi tertentu, misalnya bagian keuangan yang sering menghadapi kendala verifikasi data. “SME iya, tapi Metrodata tidak terlalu menyasar UMKM, melainkan lebih ke Small Medium Business atau medium business,” tegas Rendy.
Sebagai contoh nyata, tim keuangan sektor ritel kini dapat memproses dokumen faktur pajak yang kompleks dengan lebih mudah. Integrasi sistem yang baik membuat alur kerja menjadi lebih ringkas serta meminimalkan risiko kesalahan manusia. Dengan demikian, teknologi ini memberikan ruang lebih besar bagi karyawan untuk fokus pada keputusan strategis perusahaan.
Kehadiran inovasi berbasis Google Cloud ini menandai langkah maju yang signifikan bagi efisiensi industri B2B di Indonesia. Melalui otomatisasi yang cerdas, pelaku bisnis menengah kini memiliki peluang besar untuk bersaing setara dengan korporasi besar. Ke depan, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang tepat sasaran akan menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional.

