Lewat Indonesia 4.0, FanRuan Perkenalkan Platform Analisis Data B2B Berbasis Cloud

Sumber Gambar: Suasana ramai pengunjung saat mendengarkan paparan edukasi dan demonstrasi penggunaan dashboard pemantauan bisnis di stan PT Fanruan Software Indonesia Nomor D05 Selama Gelaran Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (13/10). (Foto: Stapo.id)
Depok, Stapo.id – PT Fanruan Software Indonesia memperluas jangkauan operasional di pasar korporasi tanah air. Perusahaan menyajikan teknologi pemantauan performa bisnis berbasis komputasi awan. Kehadiran platform ini menjawab kebutuhan efisiensi operasional bagi para pelaku usaha modern. FanRuan memperkenalkan inovasi analisis data B2B ini pada ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026 di Hotel Bidakara Jakarta (13 & 14 Oktober 2026).
Solusi Analisis Data B2B dan Manajemen Bisnis
Platform canggih ini membantu korporasi memantau target performa secara seketika dan terstruktur. Sales Director PT Fanruan Software Indonesia, Priscyntia, membagikan penjelasan mengenai fleksibilitas dashboard tersebut. “Di dashboard FanRuan itu banyak data seperti monitoring agen dan kompetitor. Terus misalnya ada turnamen atau event di bulan Oktober, padahal KPI-nya mungkin bahkan belum sampai 70 persen, itu bisa dapat insight,” ungkapnya.
Perusahaan yang berkantor di Menara Standard Mega Kuningan ini mengantongi izin resmi operasional sejak dua tahun lalu. FanRuan memusatkan layanan utama pada industri barang konsumsi cepat saji serta perbankan. Mereka juga memperluas penetrasi ke sektor manufaktur otomotif hingga industri media. Selain itu, perusahaan memperkenalkan platform agen data bernama Dora guna mendukung integrasi kecerdasan buatan.
Ekspansi Pasar Global Menuju Ekosistem Domestik
Layanan FanRuan telah menguasai pasar internasional berkat keandalan sistem pelaporan data awan. Berbagai entitas teknologi global terkemuka mempercayakan penyusunan laporan rutin mereka pada ekosistem FanRuan. Priscyntia menegaskan reputasi global perusahaannya di hadapan para peserta pameran. “Sebenarnya di China kami nomor satu. TikTok dan NetEase itu pakai platform kami. Tapi mereka lebih banyak membuat reporting mingguan, bulanan, maupun visual report,” imbuhnya.
Pemanfaatan data seketika kini menjadi fondasi utama bagi ketahanan bisnis di era modern. Integrasi pelaporan visual dan kecerdasan buatan mempercepat para eksekutif merumuskan langkah taktis. Langkah ekspansi FanRuan menghadirkan peluang besar untuk memperkuat efisiensi operasional sektor korporasi domestik.
