Gandeng IPB, Planteria Luncurkan Pupuk Hayati yang Mampu Pangkas Biaya Urea 40 Persen

Sumber Gambar: Lewat FLOII Expo 2026, Planteria Tawarkan Solusi Pertanian Berkelanjutan dan Ekonomis (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Planteria.id secara resmi memperkenalkan produk inovasi ramah lingkungan dalam ajang bergengsi FLOII Expo 2026 di ICE BSD Tangerang. Melalui pameran tanaman hias ini, mereka meluncurkan formula kolaborasi bersama IPB University. Kolaborasi ini menghasilkan pupuk hayati unggulan bernama Trichoderma Planteria guna memperbaiki ekosistem tanah secara alami. Langkah inovatif ini mendapat sambutan hangat dari para pengunjung pameran.
Perwakilan Planteria, Aras, menjelaskan bahwa produk ini lahir untuk mengurangi ketergantungan petani pada bahan kimia. Selama ini, penggunaan pupuk kimia secara berlebihan merusak struktur tanah dan memicu kekeringan. Kehadiran inovasi terbaru ini berfungsi sebagai agen hayati aktif untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi tanaman secara mandiri. Hal ini membantu memulihkan kesehatan ekosistem tanah yang sempat rusak.
Keunggulan Formula Pupuk Hayati Hasil Riset Bersama IPB
“Kalau yang sama IPB kita kembangkan Trichoderma Planteria, jadi pupuk hayati. Kemarin sudah kita uji coba di Nganjuk pada bawang merah. Hasilnya, penggunaan pupuk urea berkurang 40 persen dan produktivitasnya meningkat 40 persen,” ujar Aras saat ditemui di lokasi pameran. Inovasi ini memberikan dampak positif bagi para petani bawang merah di wilayah Nganjuk.
Selain meningkatkan hasil panen, para petani juga mampu memangkas biaya pembelian pupuk kimia secara signifikan. Oleh karena itu, pupuk hayati ini menjadi solusi nyata untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.
Pilihan Produk Perawatan Tanaman yang Ekonomis


Selain pupuk hayati, Planteria juga memamerkan beragam produk perawatan tanaman hias berkualitas tinggi. Mereka memajang produk unggulan seperti pestisida nabati, nutrisi khusus Aglaonema, hingga cairan pengilap daun Litsen. Sejak tahun 2019, perusahaan ini terus memasarkan solusi berkebun yang ramah di kantong konsumen. Produk-produk praktis ini sangat membantu kaum urban dalam merawat tanaman kesayangan mereka.
Aras membeberkan bahwa harga produk perawatan mereka sangat ramah untuk kantong masyarakat Indonesia. Konsumen dapat membeli berbagai produk berkualitas tersebut mulai dari harga Rp25.000 hingga Rp30.000 saja. Melalui ajang FLOII Expo 2026, mereka terus aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pertanian organik.
Langkah Planteria berkolaborasi dengan akademisi menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergi ini membuktikan bahwa riset ilmiah mampu menghasilkan solusi praktis yang ramah lingkungan dan ekonomis bagi masyarakat luas. Publik berharap hasil riset ini mampu mendorong pertumbuhan sektor agribisnis ramah lingkungan di masa depan.
