Waralaba Lokal Siap Mendunia Lewat Ajang IFRA 2026

Sumber Gambar: Iqbal Shoffan Shofwan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Hadir Dalam Pembukaan IFRA 2026 di ICE BSD (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, resmi membuka pameran IFRA 2026 di Hall 7 ICE BSD Jumat (28/8). Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting untuk memajukan industri waralaba lokal agar mampu bersaing secara global. Pemerintah optimis pelaku usaha dalam negeri kini dapat menguasai pasar domestik dengan sangat baik.
Iqbal menjelaskan perubahan besar pada industri waralaba nasional dalam sepuluh tahun terakhir. Dahulu, merek asing menguasai hingga 70 persen pasar di Indonesia. Namun, kini pelaku usaha domestik berhasil membalikkan keadaan tersebut melalui inovasi yang konsisten.
Pertumbuhan Signifikan Pendaftaran Waralaba Lokal
Hingga Juli 2026, Kementerian Perdagangan mencatat penerbitan 169 Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW). Angka pertumbuhan positif ini membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap wirausaha mandiri terus meningkat. Pemerintah juga aktif mendukung peningkatan kualitas manajemen para pelaku usaha tersebut.
Kementerian Perdagangan saat ini mengandalkan program Dari Lokal untuk Global demi memperluas jaringan pasar internasional. Program strategis ini memfasilitasi para pengusaha waralaba lokal agar dapat mengekspor konsep bisnis mereka. Melalui langkah nyata ini, pemerintah ingin meningkatkan rasio kewirausahaan nasional yang saat ini mencapai 3,29 persen.
“PR kita bersama adalah meningkatkan jumlah kewirausahaan di Indonesia, khususnya di angkatan kerja, setidaknya mencapai 10% di tahun 2045,” ujar Iqbal.
Pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan Indonesia mencapai sepuluh persen pada tahun 2045 mendatang. Target besar ini membutuhkan kerja keras dan kolaborasi erat dari berbagai pihak terkait. Iqbal optimis bahwa sistem kemitraan yang kuat mampu melahirkan banyak pengusaha baru yang tangguh di tanah air.
Sistem Bisnis yang Kuat Menuju Pasar Dunia
Sistem waralaba menawarkan kemudahan bagi wirausahawan baru karena menyediakan panduan operasional yang matang. Walaupun setiap model bisnis memiliki tantangan tersendiri, kejelasan sistem meminimalkan risiko kegagalan bisnis. Oleh karena itu, standardisasi operasional menjadi kunci utama kesuksesan ekspansi usaha.
“Yang jelas adalah bagaimana caranya menjaga usaha ini agar memiliki Standar Operasional Prosedur yang jelas. Inilah yang ditawarkan oleh konsep waralaba,” tegas Iqbal.
Pemerintah berharap pameran IFRA 2026 memicu lahirnya eksportir jasa baru untuk mengharumkan nama baik Indonesia. Dengan fondasi manajemen yang solid, pelaku usaha dalam negeri pasti mampu menaklukkan pasar internasional secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci utama dalam memajukan waralaba lokal di kancah dunia.

