Bisnis

Waralaba Indomaret Jadi Incaran Investor Baru, Modal Mulai Rp560 Juta dengan Operasional Dikelola Penuh

Ilustrasi konsep investasi waralaba minimarket modern

Depok, Stapo.id – Bisnis waralaba minimarket masih menjadi salah satu sektor yang diminati investor di tengah pertumbuhan industri ritel modern di Indonesia. Hal itu terlihat dalam gelaran Franchise & License Expo Indonesia 2026 atau FLEI Business Show yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (9/5), di mana PT Indomarco Prismatama melalui brand Indomaret menawarkan peluang kemitraan bagi masyarakat yang ingin terjun ke bisnis ritel modern.

Dalam pameran tersebut, perwakilan Indomaret bernama Yunus menjelaskan bahwa perusahaan memberikan pendampingan penuh kepada calon mitra, mulai dari proses pengajuan lokasi, pembangunan gerai, hingga pengelolaan operasional harian. Menurutnya, sistem ini dirancang agar investor pemula tetap dapat menjalankan bisnis tanpa harus terlibat langsung dalam aktivitas operasional toko.

“Konsep waralaba Indomaret memang sepenuhnya dikelola oleh kami. Investor nantinya lebih fokus pada kepemilikan usaha dan pembagian hasil,” ujar Yunus saat ditemui Stapo.id di lokasi acara.

Indomaret juga menawarkan fleksibilitas bagi calon mitra yang belum memiliki bangunan siap pakai. Jika investor hanya memiliki lahan kosong, pihak perusahaan akan membantu mulai dari penyusunan site plan, desain bangunan, hingga tata letak gerai. Sementara bagi pemilik bangunan eksisting, tim Indomaret akan melakukan survei dan penyesuaian sesuai standar operasional perusahaan.

Dari sisi persyaratan, Yunus menilai proses pengajuan waralaba relatif sederhana dan tidak memberatkan. Calon mitra hanya perlu memenuhi syarat umum usaha ritel serta menyediakan lokasi yang sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Estimasi Investasi Waralaba Indomaret

Berdasarkan brosur investasi yang dibagikan dalam pameran, estimasi investasi awal pembukaan gerai baru berada di kisaran Rp563 juta. Nilai tersebut mencakup franchise fee lima tahun sebesar Rp36 juta, promosi pembukaan toko Rp9,5 juta, renovasi dan tambahan daya listrik Rp278,4 juta, serta pengadaan peralatan elektronik dan non-elektronik sekitar Rp238,7 juta. Namun, angka tersebut masih dapat berubah tergantung kondisi bangunan dan luas area yang diajukan investor.

Menariknya, sistem waralaba ini juga memungkinkan investor memperoleh pendapatan pasif karena seluruh operasional gerai ditangani langsung oleh Indomaret, mulai dari pengelolaan stok barang, pemasaran, hingga perekrutan dan penggajian karyawan. Investor tetap menanggung biaya operasional tertentu dan risiko bisnis, namun perusahaan menjanjikan sistem pembagian laba yang transparan.

Keunggulan Jaringan Ritel Modern

Suasana Booth Indomaret di FLEI Business Show 2026 (arsip stapo.id)
Suasana Booth Indomaret di FLEI Business Show 2026 (arsip stapo.id)

Selain memperkenalkan peluang investasi, Indomaret juga menampilkan sejumlah keunggulan bisnisnya dalam pameran, seperti jaringan waralaba yang telah tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia dengan lebih dari 24 ribu gerai. Perusahaan juga menonjolkan konsep one stop shopping minimarket yang didukung produk private label seperti Point Coffee, Mister Donut, Say Bread, dan Yummy Choice.

Bagi masyarakat yang tertarik membuka gerai pertama, Indomaret membuka akses konsultasi melalui kantor cabang terdekat maupun layanan pelanggan resmi di nomor 1500280. Kehadiran program kemitraan ini dinilai menjadi peluang bagi investor baru yang ingin masuk ke industri ritel modern dengan sistem operasional yang sudah terintegrasi dan memiliki brand awareness kuat di pasar nasional.