Waralaba Apotek K-24 Tawarkan Peluang Bisnis Menjanjikan Bagi Pelanggan Baru di IFRA Expo 2026

Sumber Gambar: APOTEK K-24 Hadir dan Menawarkan Bisnis Kemitraan di IFRA Expo 2026 (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Apotek K-24 kembali menunjukkan eksistensi kuat dalam industri kesehatan nasional. Melalui pameran IFRA 2026 di ICE BSD (28-30 Agustus 2026), merek ternama ini menawarkan peluang investasi sektor farmasi. Kemitraan menarik ini mengusung skema Waralaba Apotek K-24 sebagai bisnis masa depan.
Bisnis kesehatan ini memiliki rekam jejak panjang sejak berdiri pada tahun 2002. Merek asal Yogyakarta ini mulai mengembangkan sistem kemitraan sejak tahun 2007. Waralaba Apotek K-24 mengharuskan calon mitra menyiapkan modal awal mulai dari Rp1 miliar.
Potensi Bisnis dan Keunggulan Waralaba Apotek K-24
Jihan selaku perwakilan perusahaan menjelaskan bahwa nilai investasi sangat bergantung pada wilayah geografis gerai. “Total investasi mulai dari 1 hingga 1,2 miliar rupiah, tergantung wilayah. Contoh DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan Jawa Tengah biasanya biaya operasional lebih murah, sedangkan di sini lebih mahal” ungkap Jihan. Angka tersebut mencakup biaya waralaba awal sebesar Rp120 juta rupiah untuk jangka waktu awal.
Manajemen K-24 mengklaim bahwa bisnis farmasi memiliki ketahanan tinggi terhadap gejolak ekonomi global. Masyarakat selalu membutuhkan persediaan obat-obatan sebagai kebutuhan mendasar dalam kehidupan sehari-hari. “Bisnis ini sangat cocok karena obat merupakan kebutuhan primer masyarakat, bukan tersier. Dalam kondisi ekonomi apa pun bisnis ini lebih bisa bersaing karena orang mau tidak mau harus membeli obat” tambah Jihan.
Layanan Dukungan Penuh untuk Para Mitra
Calon mitra akan memperoleh pendampingan menyeluruh dari kantor pusat yang berlokasi di Yogyakarta. Dukungan tersebut meliputi pengelolaan sumber daya manusia, sistem manajemen operasional, hingga aplikasi digital K24Klik. Perusahaan juga menetapkan proteksi area gerai untuk menjaga potensi keuntungan setiap mitra secara optimal.
Persyaratan teknis pendirian gerai mewajibkan calon mitra menyediakan ruang dengan luas bangunan minimal 60 meter persegi serta lebar depan minimal 4 meter. Selain itu, mitra harus memastikan status Izin Mendirikan Bangunan atau IMB berupa ruko komersial. Aturan ketat ini bertujuan untuk mempermudah proses perizinan usaha dari instansi berwenang.
Kemitraan apotek swasta ini menawarkan prospek menjanjikan bagi wirausahawan yang mengincar investasi jangka panjang. Waralaba Apotek K-24 berhasil menguasai pasar lokal melalui integrasi sistem digital yang modern. Langkah strategis ini memperkuat posisi Apotek K-24 sebagai pemimpin pasar dalam industri ritel farmasi Indonesia. Kabar gembira Apotek K-24 meraih 2 award dari IFRA Business Expo 2026 yaitu Market Leader 2026 dan Indonesia Franchise Marketing Awards 2026 pada Sabtu (29/8).
Untuk info lebih lengkap bisa menghubungi melalui WhatsApp pada Hotline Franchise APOTEK K-24 di 081212012424.
