Tumbuh 25 Tahun, Pakis Purba Encephalartos Hirsutus Seharga Rp300 Juta Jadi Primadona FLOII Expo 2026

Sumber Gambar: Investasi Hijau Ratusan Juta Lewat Pakis Purba Encephalartos Hirsutus (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Ajang FLOII Expo 2026 di ICE BSD, 17-20 September 2026, menampilkan berbagai tanaman eksotis berharga fantastis. Salah satu daya tarik utamanya adalah Pakis Purba Encephalartos Hirsutus. Tanaman purba ini merupakan koleksi istimewa dari INDOCYDAD, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang tanaman hias. Kehadirannya menarik banyak perhatian pengunjung pameran tersebut.
Harga Fantastis dan Kelangkaan Pakis Purba
Alvan, perwakilan dari INDOCYDAD, menjelaskan nilai ekonomi tinggi tanaman ini. Kelangkaan serta proses pertumbuhannya yang sangat lambat menjadi faktor utama harganya. “Dua ratus lima puluh sampai tiga ratus juta,” ujar Alvan saat menyebutkan kisaran harga tersebut. Keunikan lain dari pakis purba ini terletak pada tekstur daunnya. Daunnya seringkali berbulu putih atau emas, memberikan tampilan unik. Tanaman purba ini juga jarang ditemukan di Indonesia. Proses pertumbuhan tanaman ini memerlukan waktu sangat lama. Untuk mencapai ukuran tertentu, bisa memakan waktu hingga 25 tahun lamanya. Hal ini menambah nilai eksklusivitasnya.
Perawatan Sensitif Tanaman Eksotis Ini
Meskipun harganya setara kendaraan mewah, perawatan Pakis Purba Encephalartos Hirsutus membutuhkan ketelitian ekstra. Tanaman ini memiliki karakter sangat sensitif terhadap kelembapan berlebih. Alvan mengungkapkan bahwa tanaman ini membutuhkan suhu panas dan kondisi media tanam kering. Curah hujan tinggi menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup tanaman ini. Risiko pembusukan akar dapat terjadi jika terlalu banyak air. “Kalau musim hujan itu rawan banget,” kata Alvan. Ia menambahkan, pemasangan paranet sangat disarankan saat musim hujan. Tujuannya agar tanaman tidak terguyur air secara langsung. Media tanam yang direkomendasikan adalah pasir malang untuk drainase baik.
Tips Merawat Tanaman Purba untuk Pemula
Bagi para kolektor pemula, Alvan mengingatkan bahwa menjaga kesehatan pakis purba ini bukan perkara mudah. Bibit baru membutuhkan perhatian khusus. “Perawatannya tidak semudah itu. Misal baru kita petik, tanaman ini bisa beranak. Nah, bibitnya ini cukup disiram dua minggu sekali,” jelasnya. Alvan juga menekankan pentingnya pencahayaan matahari yang cukup setelah bibit berusia satu bulan. Ini untuk mencegah stres pada tanaman yang ditandai perubahan warna daun menjadi kuning. Dengan durasi tumbuh puluhan tahun, ketelitian menjadi kunci utama.
Mengoleksi Pakis Purba Encephalartos Hirsutus bukan sekadar hobi biasa. Ini adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan pemahaman mendalam. Pengetahuan tentang kondisi lingkungan dan perawatan khusus akan memastikan kelangsungan hidup tanaman berharga ini. Para penghobi perlu berkomitmen tinggi demi menjaga keindahan dan nilai historisnya.
