Transformasi Digital RI, Airlangga Gandeng Huawei dan ByteDance

Depok, Stapo.id – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan dua raksasa teknologi asal Tiongkok, Huawei dan ByteDance, di Shanghai. Pemerintah berupaya mempercepat transformasi digital nasional melalui kolaborasi strategis ini. Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama inovatif, mulai dari infrastruktur hingga pengembangan kecerdasan buatan. Langkah ini berlangsung di sela kunjungan kerja penandatanganan pendirian World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).
Menurut rilis resmi Kemenko Perekonomian, kedua perusahaan memiliki pengalaman luar biasa untuk menyokong ekosistem teknologi Indonesia. Huawei menguasai sektor komputasi awan dan infrastruktur telekomunikasi global secara andal. Sementara itu, ByteDance sukses mengelola berbagai platform digital populer dunia seperti TikTok dan CapCut. Pemerintah melihat potensi besar dari keahlian kedua perusahaan raksasa ini.
Langkah Transformasi Digital Bersama Huawei
Pemerintah Indonesia menawarkan empat bidang kerja sama strategis kepada pihak Huawei untuk mempercepat transformasi digital nasional. Kerja sama tersebut meliputi investasi komputasi awan, penguatan keamanan siber, digitalisasi UMKM, serta solusi energi hijau. Menko Airlangga menegaskan pentingnya kolaborasi ini demi lompatan teknologi yang nyata bagi Indonesia.
“Setelah Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO, kami ingin memastikan adanya lompatan nyata dalam kerja sama teknologi. Huawei, dengan kapabilitasnya di bidang AI, infrastruktur telekomunikasi, dan komputasi awan, adalah mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital nasional,” ujar Menko Airlangga. Pernyataan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mempercepat kemitraan strategis tersebut.
Kolaborasi ByteDance untuk Pemberdayaan UMKM
Selain Huawei, Pemerintah juga mengajak ByteDance memperluas investasi dan kolaborasi di tanah air. Airlangga mengapresiasi kontribusi positif platform digital mereka yang membantu perkembangan perdagangan lokal. Kehadiran investasi ini memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
“Pemerintah Indonesia mengapresiasi kepercayaan ByteDance yang terus memperkuat investasinya di Indonesia. Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas,” jelas Menko Airlangga. Pemerintah meyakini sinergi ini mampu memperluas penetrasi pasar global bagi pelaku usaha lokal.
Pemerintah juga mendorong ByteDance agar mendukung pemasaran produk lokal ke kancah internasional secara lebih luas. Menko Airlangga turut mengundang raksasa teknologi ini untuk mengembangkan kecerdasan buatan dan pusat riset bersama. Kolaborasi ini bertujuan mencetak talenta lokal yang berdaya saing global di masa depan.
“Indonesia memiliki pasar digital yang besar, talenta digital yang terus berkembang, serta komitmen kuat dalam membangun ekosistem AI yang inklusif. Kami mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi peluang pembentukan pusat riset AI, pengembangan talenta digital, serta kolaborasi inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara,” pungkas Menko Airlangga. Kolaborasi riset ini akan memperkuat fondasi teknologi dalam negeri.
Pertemuan diplomatik ini menandai keseriusan Indonesia dalam mempercepat transformasi digital melalui kemitraan teknologi global bernilai tinggi. Sinergi erat bersama raksasa teknologi dunia akan mempercepat alih teknologi serta mempersempit kesenjangan digital nasional. Ke depan, langkah strategis ini berpotensi membawa ekonomi digital Indonesia menjadi lebih produktif dan kompetitif di kancah global.

