Insight

Strategi Jemput Bola Kemlu: Dekati Global South, Pangkas Jarak ke Amerika Latin

Ilustrasi diplomasi ekonomi untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Fokus Global South: Senior Advisor Kemlu Bidang Diplomasi Ekonomi, Zelda Wulan Kartika (kiri), Memaparkan Peta Komoditas Ekspor dalam Konferensi Pers Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD (30/9). Kemlu Kini Tengah Gencar Mengurasi Delegasi Bisnis dari Negara Berkembang (Global South) Untuk dipertemukan Dengan Pengusaha Lokal. (Foto: Stapo.id)

Depok, Stapo.id – Dalam pertemuan konferensi pers Trade Expo Indonesia (TEI) pada (30/9), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengarahkan fokus diplomasi ekonomi ke negara-negara Global South pada Trade Expo Indonesia ke-41. Langkah strategis ini bertujuan memperluas jejaring perdagangan internasional serta memperpanjang rantai pasok komoditas nasional. Pemerintah secara aktif menghubungkan pelaku usaha domestik dengan pembeli potensial dari berbagai wilayah nontradisional.

Senior Advisor Menteri Luar Negeri Bidang Diplomasi Ekonomi, Zelda Wulan Kartika, memaparkan strategi tersebut di Selasar VIP ICE BSD City. Sekitar sepuluh kantor perwakilan diplomatik Republik Indonesia memfasilitasi kedatangan delegasi terkurasi dari Afrika dan Amerika Latin. Para delegasi terpilih siap mengikuti serangkaian agenda pertemuan bisnis bilateral dan peninjauan fasilitas produksi lokal.

“Perwakilan RI akan mendatangkan delegasi yang sudah dikurasi ke Trade Expo Indonesia (TEI), kemudian mereka akan dipertemukan dengan mitranya di sana,” ujar Zelda.

Memperkuat Diplomasi Ekonomi di Pasar Nontradisional

Kawasan Afrika memegang peranan krusial karena menyimpan potensi ekonomi sangat menjanjikan bagi berbagai produk unggulan Indonesia. Kemenlu memproyeksikan kehadiran ratusan peserta dari negara-negara Afrika untuk meramaikan pameran dagang tahunan ini. Partisipasi aktif mitra luar negeri membuka jalan bagi pengusaha lokal untuk merealisasikan kerja sama ekspor bernilai tinggi.

Foto Bersama Dengan Para Pembicara Konferensi Pers Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. (Foto: stapo.id)

Langkah Jemput Bola ke Amerika Selatan

Selain mendatangkan pembeli ke tanah air, Kemenlu menerapkan strategi proaktif bagi mitra potensial di kawasan Amerika Latin. Pemerintah menyelenggarakan Indonesia Latin America and the Caribbean Business Forum secara langsung di Santiago, Chile. Langkah ini secara cerdas memangkas rintangan jarak geografis dan beban biaya perjalanan bagi para pebisnis Amerika Selatan.

“Kawasan Amerika Selatan sangat jauh dari Indonesia, sehingga biaya tiket pesawat sering kali menjadi pertimbangan bagi para pengusaha. Oleh karena itu, kami yang menjemput bola dengan mendatangi mereka ke sana,” pungkas Zelda.

Sinergi Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan membuktikan efektivitas diplomasi ekonomi Indonesia menembus pasar alternatif. Langkah jemput bola tersebut mempertegas komitmen pemerintah dalam mendorong penetrasi produk nasional ke pasar berkembang. Keberlanjutan inisiatif strategis ini tentu membutuhkan tindak lanjut konkret dari para pelaku usaha pasca penyelenggaraan pameran.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.