Debindo Targetkan Hubungkan 200 UMKM Lokal dengan 70 Buyer Global di TEI 2026

Sumber Gambar: Kesiapan Ekosistem Ekspor: President Director PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana (kedua dari kanan), Saat Memaparkan Program Akselerasi UMKM dan Kesiapan Tata Letak Pameran Dalam Konferensi Pers Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang. (Foto: Stapo.id)
Depok, Stapo.id – PT Debindomulti Adhiswasti menegaskan komitmen nyata dalam memajukan pelaku usaha lokal menuju pasar global. Melalui ajang Trade Expo Indonesia ke-41, perseroan merancang serangkaian program strategis untuk memperluas akses pasar mancanegara. Pameran dagang berskala internasional tersebut akan berlangsung di ICE BSD City mulai tanggal 14 hingga 18 Oktober 2026 mendatang.
Langkah ini mencakup kolaborasi aktif bersama berbagai asosiasi dunia usaha ternama di tanah air. Penyelenggara menggandeng mitra strategis seperti Kadin Indonesia, HIPMI, serta APINDO demi mewujudkan kemandirian wirausaha nasional. Kerja sama ini bertujuan memperluas akses permodalan sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di tingkat global.
Peluang Emas Trade Expo Indonesia bagi Pelaku Usaha
President Director PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, memaparkan pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara komprehensif. Pihaknya menghadirkan inovasi berupa wadah pembelajaran dan pengembangan bisnis yang terpadu bagi para wirausahawan. “Di B20, kami membangun sebuah ekosistem UMKM yang disebut B20 Wiki. Platform ini merepresentasikan Wiki Business Indonesia yang terdiri dari fitur Wiki Learn, Wiki Do, dan Wiki Scale,” ungkap Vibiadhi.
Inisiatif ini mempermudah pelaku usaha dalam mempelajari strategi penetrasi pasar ekspor secara bertahap. Vibiadhi meyakini bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membuka pintu perdagangan lintas negara. “Kami berjejaring mengenai bagaimana UMKM bisa naik kelas (scale up) dan melakukan ekspor nantinya,” lanjut Vibiadhi.
Dukungan Platform Digital dan Fasilitas Akselerator
Pihak pelaksana juga menginisiasi program khusus bertajuk UMKM Accelerator untuk mendukung langkah eksportir baru. Fasilitas ini menyediakan akomodasi bebas biaya bagi lebih dari 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah terpilih. Selain itu, program tersebut mempertemukan peserta dengan sekitar 70 calon pembeli mancanegara melalui sesi penjajakan kesepakatan bisnis terarah.
Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia menjadi jembatan konkret yang mempercepat transformasi bisnis lokal secara berkelanjutan. Fasilitasi pertemuan langsung dengan mitra luar negeri memberi peluang nyata bagi pengusaha tanah air untuk menembus rantai pasok dunia. Keseriusan membangun ekosistem terpadu ini menandai babak baru bagi akselerasi perdagangan ekspor Indonesia.
