Kabar

Trade Expo Indonesia Ke-41 Bidik 30 Ribu Pengunjung, Ribuan Pembeli India hingga China Mulai Serbu ICE BSD

Ilustrasi konsep diplomasi perdagangan global dan komoditas ekspor Trade Expo Indonesia

Sumber Gambar: Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, Saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Kesiapan Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (30/9). (Foto: Stapo.id)

Depok, Stapo.id – Pada Press Conference Trade Expo Indonesia (TEI) ke 41 di ICE BSD Rabu (30/9), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menyambut persiapan penyelenggaraan Trade Expo Indonesia ke-41 dengan optimisme tinggi. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi menegaskan penguatan posisi perdagangan Indonesia di kancah internasional. Pihaknya mematok target partisipasi sebanyak 1.500 eksibitor serta kunjungan 30.000 pengunjung pada perhelatan akbar tersebut.

Fajarini menyoroti rekam jejak kepemimpinan global Indonesia yang sukses mendongkrak kredibilitas produk lokal di pasar dunia. Menurutnya, capaian diplomasi internasional menumbuhkan rasa percaya diri bagi para eksportir nasional. “Dan ke depannya sebagai the first track record for the G20, ke depan melalui Presidensi Indonesia ini, Indonesia lebih confidence lagi” ujar Fajarini di hadapan awak media.

Jangkauan Pasar Global Lewat Trade Expo Indonesia

Antusiasme pembeli mancanegara tampak sangat nyata menjelang pembukaan agenda dagang tahunan ini. Hingga kini, panitia mencatat sebanyak 6.597 pembeli mancanegara telah menyelesaikan proses registrasi resmi. India menempati posisi teratas dengan 680 pembeli, lalu China menyusul dengan 439 pembeli. Selain itu, Nigeria mengirimkan 334 peminat dan Malaysia menghadirkan 264 calon pembeli.

Pelaksanaan pameran dagang sejak 1985 ini juga menyediakan fasilitas business matching intensif. Fasilitas ini mempermudah pelaku usaha dalam menjangkau kawasan potensial seperti Afrika hingga Eropa. Pelaku usaha lokal kini mampu memasarkan komoditas unggulan secara langsung tanpa harus menempuh perjalanan lintas benua.

Foto Bersama Dengan Para Pembicara Konferensi Pers Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. (Foto: stapo.id)
Foto Bersama Dengan Para Pembicara Konferensi Pers Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. (Foto: stapo.id)

Kolaborasi Diplomasi Perdagangan Membuka Peluang Ekspor

Kemendag terus menjalin sinergi erat bersama Kementerian Luar Negeri untuk memaksimalkan kehadiran mitra bisnis dunia. Strategi tersebut mengoptimalkan peran seluruh perwakilan dagang serta duta besar di berbagai penjuru bumi. “Kita mengundang para duta besar dan perwakilan dagang di luar negeri untuk bersama-sama mengajak para pebisnis datang ke Trade Expo Indonesia. Ini tentunya menjadi cara yang paling efektif dan efisien,” ujarnya.

Forum ini membuka pintu lebar bagi para eksportir pemula yang ingin menjajal transaksi skala global. Kehadiran ribuan calon pembeli asing menciptakan ruang transaksi nyata secara langsung. “Cukup dari Indonesia, mereka sudah bisa berkomunikasi dengan pembeli dari seluruh dunia untuk mengenalkan dan menjual produknya,” pungkasnya.

Kehadiran ribuan pembeli global membuktikan bahwa pasar internasional semakin melirik ragam produk unggulan nusantara. Sinergi diplomasi dan pameran dagang berkesinambungan menjadi kunci vital dalam memperkuat devisa negara. Jika pelaku usaha konsisten menjaga standar kualitas, kuantitas, komoditas lokal dan tidak kalah pentingnya menjaga kepercayaan niscaya mampu merajai rantai pasok dunia.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.