Strategi Harga Mahasiswa, Cara Paw Sonal Pikat Pasar di Design Odyssey 2026

Sumber Gambar: Modal Desain Iko. Kucing, Brand Lokal Paw Sonal Jual Aksesoris Mulai Rp10 Ribu (arsip stapo.id)
Depok, Stapo.id – Brand merchandise lokal Paw Sonal sukses menarik perhatian para pengunjung dalam ajang pameran Design Odyssey 2026. Acara kreatif ini berlangsung meriah di Auditorium Perpustakaan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) pada Selasa (1/9). Menurut laporan Stapo.id, brand yang berdiri sejak tahun 2025 ini mengenalkan produk aksesoris sepatu yang sangat unik. Mereka menawarkan cara baru bagi generasi muda untuk mengekspresikan identitas diri lewat hiasan alas kaki bertema kucing.
Perwakilan dari Paw Sonal, Putu Riesta Tantri Mayana, menjelaskan latar belakang pembuatan produk kreatif tersebut kepada media. “Paw Sonal ada karena kami sebagai Gen Z sadar bahwa kepribadian itu beragam dan kami menyukai sesuatu yang bisa menunjukkan diri kami yang sebenarnya,” ujar Putu. Mereka memilih fokus pada pasar aksesoris sepatu karena melihat kompetisi produk sejenis yang masih tergolong sangat rendah. Keputusan bisnis ini menjadi langkah strategis karena aksesoris tas atau pakaian sudah terlalu umum di pasaran.
Ekspresi Identitas Gen Z Melalui Karakter Kucing
Produk unggulan Paw Sonal meliputi jibbitz dan shoe charm yang menampilkan visual lima karakter kucing yang sangat menggemaskan. Para pendiri memilih ikon hewan berkumis tersebut karena seluruh tim menyukai kucing yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda. “Kami menggunakan karakter kucing sebagai simbol bagi para Gen Z untuk merepresentasikan kepribadian mereka,” tambah Putu. Setiap desain karakter memiliki representasi sifat unik yang bisa mewakili kepribadian dari masing-masing pengguna aksesoris sepatu tersebut.
Meskipun pameran ini bertempat di lingkungan kampus, antusiasme pengunjung yang hadir tetap menunjukkan angka yang luar biasa tinggi. Tim Paw Sonal bahkan sempat merasa ragu dengan tingkat keramaian lokasi acara pameran pada awalnya. Namun, prasangka tersebut langsung hilang ketika mereka melihat respon pengunjung yang sudah berdatangan sejak masa persiapan stan dimulai. “Sebelum kami selesai menata display pun sudah banyak teman-teman yang berkunjung,” tutur Putu dengan penuh semangat.
Harga Terjangkau untuk Kalangan Mahasiswa
Selain menawarkan desain yang sangat menarik, brand lokal ini juga mematok harga produk yang sangat bersahabat bagi kantong mahasiswa. Mereka menjual lembaran stiker lucu mulai dari harga Rp10.000 saja untuk para pengunjung pameran. Sementara itu, produk gantungan kunci eksklusif dan aksesoris lainnya memiliki harga paling tinggi sebesar Rp25.000 per unit. Strategi harga yang ramah lingkungan kampus ini sukses memikat minat beli para mahasiswa.
Kehadiran Paw Sonal dalam pameran kreatif ini membuktikan bahwa potensi bisnis aksesoris pendukung fesyen masih sangat terbuka lebar. Inovasi sederhana yang menyasar pasar spesifik mampu menghasilkan respons positif jika eksekusinya tepat dan relevan dengan tren masa kini. Melalui pendekatan visual yang dekat dengan generasi muda, produk lokal ini berhasil menciptakan koneksi personal yang kuat dengan konsumennya. Masa depan industri kreatif Indonesia tentu akan semakin berwarna dengan kehadiran brand yang berani tampil beda seperti ini.

