Kabar

Meta Bangun Pusat Data AI Hyperion di Louisiana

Ilustrasi Pusat Data AI untuk Stapo.id

Depok, Stapo.id – Pusat Data AI menjadi fokus utama Meta dalam memperluas jangkauan infrastruktur teknologi cerdas mereka di Amerika Serikat. Perusahaan raksasa teknologi ini membangun sepuluh pembangkit listrik tenaga gas guna mendukung operasional kompleks bernama Hyperion. Fasilitas energi tersebut berdiri untuk memastikan pasokan daya tetap stabil sepanjang waktu.

Meta semula merencanakan pembangunan tiga unit pembangkit listrik saja pada wilayah Richland Parish, Louisiana. Namun pengembang kini menambah jumlah unit tersebut demi mengejar target operasional yang lebih besar. Total kapasitas listrik yang mereka siapkan mencapai sekitar 7,5 gigawatt sekarang ini.

Kapasitas energi sebesar itu mampu memasok kebutuhan listrik bagi sekitar lima juta rumah tangga di sana. Proyek raksasa ini melibatkan kerja sama strategis dengan perusahaan energi lokal bernama Entergy yang berbasis di New Orleans. Kerja sama ini menjadi kunci utama dalam penyediaan infrastruktur kelistrikan yang masif.

Entergy akan membangun tujuh unit pembangkit baru untuk melengkapi tiga proyek yang telah mendapatkan persetujuan sebelumnya. Langkah ini menunjukkan keseriusan Meta dalam mengamankan pasokan energi yang stabil bagi fasilitas mereka. Investasi besar ini juga mencakup aspek pengembangan sistem distribusi listrik lokal.

Investasi Jumbo Proyek Pusat Data AI Hyperion

Kampus Hyperion merupakan proyek strategis Meta yang menempati lahan di wilayah pedesaan Richland Parish. Perusahaan mengumumkan investasi awal senilai US$10 miliar atau sekitar Rp169 triliun pada akhir tahun 2024. Pengembangan ini menjadi salah satu investasi teknologi terbesar di wilayah Louisiana.

Angka investasi tersebut membengkak seiring dengan penambahan lahan dan kesepakatan pembiayaan baru yang mereka jalankan bersama mitra. Total nilai pengembangan proyek saat ini mencapai US$27 miliar atau setara Rp456,3 triliun. Jumlah ini mencerminkan skala prioritas Meta dalam memenangkan persaingan teknologi dunia.

CEO Meta Mark Zuckerberg bahkan memberikan gambaran visual mengenai skala proyek ini yang sangat masif. Zuckerberg menyebut kompleks tersebut memiliki area seluas sebagian wilayah Manhattan di New York. Luas lahan yang besar ini menampung ribuan server berperforma tinggi untuk memproses kecerdasan buatan.

Wakil presiden Meta untuk urusan pusat data Rachel Peterson memberikan penjelasan mengenai tujuan jangka panjang pembangunan ini. Peterson menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur teknologi bagi masa depan Amerika Serikat secara keseluruhan. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi digital perusahaan.

“Pusat data Richland Parish kami menjadi simbol ambisi dan skala infrastruktur AI generasi berikutnya,” ujar Rachel Peterson. Pernyataan tersebut menekankan posisi krusial fasilitas ini bagi perkembangan kecerdasan buatan global. Meta berupaya menciptakan standar baru dalam operasional Pusat Data AI skala besar.

Komitmen Energi Terbarukan dan Dampak Ekonomi

Meta juga menunjukkan komitmen mereka terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menambah kapasitas energi terbarukan. Mereka menyiapkan tambahan energi bersih sebesar 2,5 gigawatt yang mencakup sistem penyimpanan baterai modern. Inisiatif ini bertujuan menyeimbangkan penggunaan bahan bakar gas pada pembangkit utama.

Perusahaan menjamin bahwa seluruh biaya pembangunan pembangkit listrik akan menjadi tanggung jawab internal mereka. Langkah ini memastikan bahwa beban biaya konstruksi tidak akan dialihkan kepada pelanggan listrik umum lainnya. Meta mengambil risiko finansial penuh atas pembangunan infrastruktur energi pendukung ini.

Pasar merespons positif kabar kerja sama antara Meta dan Entergy melalui kenaikan harga saham perusahaan listrik tersebut. Saham Entergy tercatat melonjak hingga tujuh persen segera setelah pengumuman proyek infrastruktur ini beredar luas. Investor melihat potensi pendapatan jangka panjang yang sangat stabil dari kontrak ini.

Sejumlah pengamat tetap memberikan catatan kritis mengenai risiko jangka panjang dari proyek energi skala besar ini. Mereka mencemaskan potensi pengalihan beban biaya jika kebutuhan listrik Meta menurun pada masa depan nanti. Pengawasan regulator setempat tetap menjadi faktor penentu kelancaran proyek Hyperion ini.