Usung Kemasan Kue Putu Berbentuk Rumah Joglo, Tim “Pergi” dari SMKN 67 Jakarta Juarai Packpreneur 2026

Sumber Gambar: Kegiatan Packpreneur 2026. Photo by Tika
Tim Pergi dari SMKN 67 Jakarta meraih juara pertama melalui rancangan kemasan kue putu yang mengangkat arsitektur tradisional Jawa Tengah. Kompetisi ini menggabungkan inovasi desain, perlindungan produk, dan identitas budaya lokal.
Depok, Stapo.id – Inovasi kemasan tidak hanya berkaitan dengan bentuk dan tampilan produk, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkenalkan warisan budaya Indonesia. Gagasan tersebut ditunjukkan tim Pergi dari SMKN 67 Jakarta yang meraih juara pertama dalam Lomba Perencanaan Inovasi Kemasan Packpreneur 2026 melalui konsep kemasan kue putu menyerupai rumah joglo khas Jawa Tengah.
Pengumuman pemenang diselenggarakan pada Rabu, 21 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian Packpreneur 2026 yang berlangsung pada 20-21 Oktober 2026 di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta. Acara ini digelar oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Cetak Kemasan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).
Rumah Joglo Jadi Identitas Kemasan
Tim Pergi mengangkat bentuk rumah joglo sebagai inspirasi desain kemasan kue putu. Konsep tersebut menggabungkan produk pangan tradisional dengan elemen arsitektur yang lekat dengan kebudayaan Jawa, sehingga kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga membawa identitas visual dan cerita budaya.
Pendekatan ini sejalan dengan tema kompetisi, “Protect the Quality, Elevate the Heritage”. Peserta ditantang mengembangkan desain yang memperhatikan perlindungan produk sekaligus mengangkat nilai budaya lokal.
Dalam penilaian babak final, juri mempertimbangkan penguasaan konsep dan inovasi dengan bobot 30 persen, fungsi dan perlindungan produk 25 persen, identitas budaya 20 persen, komunikasi dan presentasi 15 persen, serta kepercayaan diri dan profesionalisme 10 persen.

Tiga Tim Raih Gelar Juara
Selain tim Pergi sebagai juara pertama, posisi kedua diraih tim Berangkat yang juga berasal dari SMKN 67 Jakarta. Sementara itu, juara ketiga ditempati tim Jangan Lupa CTRL+S dari SMK Wikrama Bogor.
Packpreneur merupakan program berkelanjutan Program Studi Teknologi Industri Cetak Kemasan PNJ yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek atau Project-Based Learning dengan mata kuliah kewirausahaan. Kompetisi perencanaan inovasi kemasan ini ditujukan bagi pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat.
Melalui tema besar “Rethink, React, Redefine the Pack”, Packpreneur mendorong peserta melihat kemasan sebagai sistem desain yang memiliki fungsi, identitas, dan dampak, bukan sekadar pembungkus produk.
Kemenangan tim Pergi memperlihatkan bagaimana unsur budaya dapat menjadi inspirasi pengembangan kemasan. Perpaduan antara produk tradisional dan arsitektur lokal juga membuka ruang kreativitas bagi generasi muda untuk mengembangkan desain yang memiliki karakter sekaligus relevansi dengan kebutuhan produk.
