OceanAlpha Pamerkan Kapal Tanpa Awak Canggih untuk Industri Maritim di IPA Convex 2026

Depok, Stapo.id – Perusahaan teknologi maritim asal Hong Kong, OceanAlpha, turut menarik perhatian pengunjung pada IPA Convex 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang. Mengusung tagline “Inspiring Maritime Autonomy”, perusahaan yang berdiri sejak 2010 ini memamerkan berbagai teknologi Unmanned Surface Vehicle (USV) atau kapal tanpa awak yang dirancang untuk mendukung kebutuhan industri maritim, keamanan laut, hingga eksplorasi energi lepas pantai.
Dalam pameran tersebut, OceanAlpha menampilkan beragam lini produk unggulan yang memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan operasional di laut maupun perairan darat. Teknologi ini dinilai menjadi salah satu solusi modern untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan akurasi pemantauan di sektor maritim.
Luna, perwakilan OceanAlpha, menjelaskan bahwa kapal tanpa awak yang mereka hadirkan telah digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti survei hidrografi, inspeksi pipa dan kabel bawah laut, penelitian kelautan, eksplorasi minyak dan gas, hingga patroli keamanan laut. Menurutnya, penggunaan USV semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap sistem operasi otomatis yang dapat bekerja tanpa henti.
“USV kami dapat beroperasi otomatis selama 24 jam dan membantu pekerjaan yang sulit dilakukan manusia, terutama patroli malam hari atau inspeksi area berisiko tinggi,” ujar Luna saat ditemui di lokasi pameran.
Lini Produk Keamanan dan Survei Maritim
Salah satu produk yang menjadi sorotan adalah seri patroli keamanan maritim seperti M75 dan L30. Kapal ini dirancang untuk kebutuhan patrol dan logistik dengan sistem navigasi otomatis yang mampu melakukan pemeriksaan terhadap kapal lain secara mandiri. Unit tersebut juga dilengkapi pengeras suara untuk kendali suara jarak jauh sehingga dapat digunakan untuk memberikan instruksi atau peringatan kepada kapal di area pengawasan.
Selain sektor keamanan, OceanAlpha juga memperlihatkan lini Marine Survey yang terdiri dari berbagai model seperti M40P, L25, V11, L42, dan V180. Armada ini dirancang untuk mendukung kegiatan survei laut dengan kapasitas dan ukuran yang berbeda-beda. Model V180 bahkan hadir sebagai kapal survei berukuran besar yang dapat digunakan untuk operasi jangka panjang hingga ratusan hari dalam mode tanpa awak.
Di kategori Inland Survey, OceanAlpha menghadirkan seri S20, SL20, SL40, SE40, dan ME120 yang difokuskan untuk kebutuhan survei hidrografi serta pengambilan sampel dan pemantauan kualitas air di sungai, waduk, maupun area pesisir. Teknologi ini dinilai mampu membantu proses pengumpulan data secara lebih cepat dan aman dibanding metode konvensional.
Solusi Keselamatan Publik dan Integrasi Teknologi
OceanAlpha juga membawa solusi untuk keselamatan publik melalui produk Dolphin 3 Remote Control Lifebuoy yang dapat digunakan sebagai pelampung penyelamat kendali jarak jauh, serta Stretcher Bed Remote Control Lifebuoy yang dirancang untuk proses evakuasi korban di perairan. Selain itu terdapat Fire Conqueror, kapal tanpa awak khusus pemadam kebakaran yang dapat digunakan untuk menangani kebakaran di area pelabuhan atau kapal.
Seluruh kapal tanpa awak yang dipamerkan menggunakan tenaga diesel dan dikembangkan untuk mampu bekerja dalam berbagai kondisi operasional. Luna menyebut teknologi OceanAlpha saat ini telah banyak diterapkan di Tiongkok untuk patroli keamanan, penelitian laut, hingga pemantauan area industri maritim.
Kehadiran OceanAlpha di IPA Convex 2026 menunjukkan semakin besarnya potensi integrasi teknologi otonom dalam industri energi dan maritim global. Dengan meningkatnya kebutuhan efisiensi dan keamanan operasional di laut, kapal tanpa awak diperkirakan akan menjadi salah satu teknologi penting dalam mendukung transformasi industri maritim di masa depan.
