Aerion Motors Luncurkan Luna, Skuter Listrik Lokal Diklaim Lincah dengan Harga Pre-Order Rp 32 Juta
Depok, Stapo.id – Aerion Motors resmi memperkenalkan skuter listrik lokal terbarunya bernama Luna yang saat ini masih berada dalam tahap prototipe. Peluncuran perdana motor listrik tersebut digelar di Koat Coffee Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, pada 24 Januari 2026, sekaligus menandai keseriusan Aerion dalam meramaikan pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia dengan produk buatan dalam negeri.
Luna diklaim sebagai skuter listrik yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas harian masyarakat urban dengan mengedepankan kenyamanan dan kelincahan berkendara. Andrew, selaku Product Manager Aerion Motors, menjelaskan bahwa Luna dikembangkan dengan pendekatan praktikalitas, mulai dari desain bodi hingga performa yang disesuaikan untuk penggunaan sehari-hari.
Daya Baterai dan Jarak Tempuh
Dari sisi dapur pacu, Luna dibekali baterai lithium berkapasitas 45ah yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 120 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Klaim tersebut menjadikan Luna sebagai salah satu skuter listrik lokal dengan daya jelajah yang cukup kompetitif di kelasnya, terutama untuk penggunaan dalam kota.
Andrew menekankan bahwa aspek kepraktisan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan Luna. Ia menyebut bahwa bagasi motor ini dirancang cukup luas untuk menunjang kebutuhan pengendara. Kapasitas bagasi yang semula ditargetkan 27 liter, sehingga mampu menampung helm full face dan barang bawaan lainnya. Menurutnya, dalam sekali pengisian baterai penuh hingga habis, Luna tetap mampu menempuh jarak hingga 120 kilometer, sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian.
Teknologi Pada Motor Listrik Luna
Dari sisi teknologi, Luna mengusung sistem penggerak hub drive yang dipilih untuk mengejar efisiensi sekaligus menghasilkan tenaga instan saat dikendarai. Aerion Motors juga menyematkan sejumlah fitur keselamatan dan kenyamanan yang tergolong canggih untuk skuter listrik lokal, mulai dari Reverse, Cruise Control, Traction Control System (TCS), sistem pengereman CBS, dual disk break cakram depan dan belakang, hingga lampu full LED.
Menariknya, Luna juga dilengkapi dengan pembatas kecepatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara. Tersedia mode Eco dengan kecepatan maksimal 30 km per jam, mode Road hingga 70 km per jam, serta mode Sport yang mampu mencapai 100 km per jam. Pengaturan ini memberi fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan gaya berkendara sekaligus efisiensi energi.
Harga Motor Luna
Dari sisi harga, Aerion Motors mematok banderol normal Luna di angka Rp 38 juta. Namun, perusahaan memberikan penawaran khusus bagi konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal. Andrew menyebutkan bahwa selama periode pre-order kuartal pertama hingga kuartal kedua 2026, Luna dapat dimiliki dengan harga Rp 32 juta. Harga tersebut sudah termasuk baterai, yang selama ini kerap menjadi komponen termahal dalam kendaraan listrik.
Luna juga hadir dalam berbagai pilihan warna yang menyasar selera generasi muda, seperti pink, ice blue, deep navy, dan gunmetal gray. Setiap pembelian Luna akan dilengkapi dengan garansi baterai selama dua tahun serta garansi servis selama tiga tahun. Konsumen juga otomatis menjadi anggota komunitas Aerion, yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem pengguna kendaraan listrik Aerion di Indonesia.
Dengan spesifikasi, fitur, serta harga yang kompetitif, Luna menjadi salah satu skuter listrik lokal yang patut diperhitungkan dalam peta persaingan kendaraan listrik nasional. Kehadirannya sekaligus menegaskan bahwa produk dalam negeri mulai mampu tampil sejajar dengan merek global di segmen motor listrik.
Menantang Dominasi Global dengan Jarak Tempuh Ekstrim
Kehadiran Aerion Luna sebagai prototipe skuter listrik lokal menandai babak baru dalam industri otomotif roda dua Indonesia yang selama ini didominasi oleh merek besar dari luar negeri. Keunggulan mutlak Luna terletak pada kapasitas baterai 45Ah yang mampu menembus jarak 120 kilometer dalam satu kali pengisian. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan solusi atas “kecemasan jarak” (range anxiety) yang selama ini menjadi penghambat utama masyarakat beralih ke motor listrik. Dengan jarak sejauh itu, Luna melampaui rata-rata kemampuan motor listrik di kelasnya yang biasanya hanya berkisar di 60–80 km. Strategi Aerion memasukkan fitur high-end seperti Traction Control System (TCS) dan Cruise Control pada motor lokal menunjukkan bahwa produsen dalam negeri kini berani berkompetisi di level fitur keamanan premium, bukan sekadar menjual harga murah.
Dari sisi desain, pemilihan warna-warna ekspresif seperti ice blue dan deep navy serta penggunaan lampu full LED menunjukkan bahwa Aerion sangat memahami psikologi pasar urban yang menginginkan kendaraan sebagai bentuk pernyataan gaya hidup (lifestyle statement). Keputusan untuk menyertakan baterai dalam harga jual (bukan sistem sewa) pada angka Rp32 juta (masa pre-order) adalah langkah agresif untuk memberikan kepastian hak milik penuh bagi konsumen. Jaminan garansi baterai selama dua tahun juga menjadi “pelumas” kepercayaan konsumen terhadap kualitas sel baterai lokal yang sering kali diragukan durabilitasnya dibandingkan merek global.
Siapa yang Paling Cocok Menunggangi Aerion Luna?
Berdasarkan spesifikasi teknis dan fitur yang ditawarkan, Aerion Luna sangat ideal bagi profil pengguna berikut:
Pertama, Komuter Jarak Jauh di Kota Metropolitan. Bagi mereka yang tinggal di wilayah penyangga (seperti Depok, Bekasi, atau Tangerang) dan bekerja di pusat Jakarta, Luna adalah pilihan rasional. Jarak tempuh 120 km memungkinkan pengguna untuk pulang-pergi kantor selama 2–3 hari tanpa perlu melakukan pengisian daya harian. Mode Road (70 km/jam) memberikan keseimbangan antara kecepatan dan efisiensi yang sangat pas untuk membelah kemacetan jalur protokol.
Kedua, Generasi Z dan Profesional Muda yang Melek Teknologi. Fitur seperti Reverse (gigi mundur) dan Cruise Control akan sangat diapresiasi oleh pengguna yang menyukai kemudahan dan aspek futuristik. Kapasitas bagasi 27 liter yang mampu menampung helm full face menjadi nilai tambah bagi mereka yang sering membawa perlengkapan kerja atau tas gimnastik tanpa ingin repot membawa tas tambahan di pundak.
Ketiga, Pengendara yang Mengutamakan Keselamatan dan Performa. Dengan adanya Traction Control System (TCS) dan Dual Disc Brake (rem cakram ganda), motor ini cocok bagi pengendara yang sering menghadapi kondisi jalanan licin atau berpasir di perkotaan. Mode Sport yang mampu mencapai 100 km/jam juga memberikan kepercayaan diri bagi pengendara saat harus melakukan manuver mendahului di jalan raya yang lengang, membuat transisi dari motor bensin ke listrik terasa tetap bertenaga.



