Jajanan Nostalgia Judal Jadul Hadir di Jakarta Fair Kemayoran

Depok, Stapo.id – Jajanan Nostalgia kini semakin mudah masyarakat temukan dalam perhelatan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 melalui kehadiran stan Judal Jadul. Brand yang populer dengan nama Cubajadul ini membawa misi mulia untuk melestarikan kuliner tradisional Indonesia. Sejak tahun 2019, mereka konsisten memperkenalkan kembali aneka camilan masa kecil kepada generasi milenial dan Gen Z. Kehadiran mereka di JIExpo Kemayoran menjadi oase bagi pengunjung yang merindukan suasana masa lalu.
Alvin selaku perwakilan dari Judal Jadul mengungkapkan sejarah panjang di balik berdirinya usaha inspiratif tersebut. Pemilik usaha sengaja merancang konsep ini untuk membantu produsen kecil dari berbagai pedesaan. Mereka ingin produk lokal memiliki daya saing tinggi di tengah gempuran kuliner modern yang kian masif. Melalui wadah ini, produk UMKM kini mampu menembus pusat perbelanjaan dan pameran berskala internasional dengan lebih percaya diri.
Pemberdayaan UMKM Lewat Jajanan Nostalgia
Fokus utama bisnis ini adalah menjembatani kesenjangan pasar antara produsen daerah dengan konsumen perkotaan yang haus akan kenangan. Alvin menegaskan bahwa keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi kunci keberhasilan operasional mereka selama ini. “Awal mulanya Cubajadul berdiri ketika owner kami diminta untuk mengumpulkan dan memberdayakan UMKM daerah agar bisa masuk ke ranah pasar kota,” ujar Alvin saat memberikan keterangan resmi.
Para pengusaha kecil kini memiliki kesempatan emas untuk memamerkan produk unggulan mereka di hadapan ribuan pengunjung harian Jakarta Fair. Sinergi ini terbukti ampuh meningkatkan taraf ekonomi para perajin makanan tradisional di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, kolaborasi ini menjaga keberlangsungan resep-resep warisan leluhur agar tidak punah tertelan zaman yang serba instan. Pengunjung dapat melihat langsung kualitas produk yang tetap terjaga keasliannya.
Aksesibilitas Kuliner Tradisional di Lokasi Strategis
Pengunjung Jakarta Fair dapat mengunjungi stan Judal Jadul yang menempati lokasi strategis di Hall C2 selama pameran berlangsung. Area ini menawarkan beragam pilihan permen, biskuit, hingga kerupuk jadul dengan harga yang sangat terjangkau bagi semua kalangan. Alvin menyebutkan bahwa banderol harga produk mereka sangat bervariasi untuk menjangkau daya beli masyarakat yang beragam.
Rentang harga produk mulai dari Rp2.000 hingga kategori paket premium yang menyentuh angka Rp50.000 per kemasannya. Namun, sebagian besar produk favorit pengunjung biasanya berada pada kisaran harga Rp15.000 sampai Rp25.000 saja. Strategi penetapan harga ini membuat siapa pun bisa menikmati camilan favorit tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam. Hal ini sekaligus mendorong minat beli masyarakat terhadap produk-produk lokal.
Ekspansi Judal Jadul kini telah merambah ke lima titik lokasi strategis di luar ajang pameran tahunan seperti Jakarta Fair. Mereka secara sengaja memilih area transisi seperti bandara dan stasiun sebagai lokasi penjualan utama mereka sehari-hari. Langkah cerdas ini memastikan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan tetap bisa mengakses kudapan tradisional dengan mudah. Keberadaan mereka di lokasi publik memperkuat posisi brand dalam peta kuliner nasional.
Selain memperkuat internal, Cubajadul juga menggandeng Urusan Grup asal Bandung untuk memperluas variasi pilihan bagi konsumen setia mereka. Kerja sama lintas daerah ini memperkaya khazanah kuliner yang tersedia dalam setiap ajang pameran yang mereka ikuti. Upaya Judal Jadul dalam melestarikan kuliner lokal patut mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak karena keberhasilannya memadukan aspek komersial dengan pemberdayaan UMKM yang menciptakan model bisnis berkelanjutan.

