Kabar

Buka FLOII Expo 2026, Anjasmara Ajak Komunitas Bersinergi Bawa Tanaman Hias Kuasai Pasar Global

Ilustrasi tanaman hias untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Anjasmara Prasetya Aktor Sekaligus Ketua Umum Indonesian Aroid Society Ajak Komunitas Bersinergi Bawa Tanaman Hias Kuasai Pasar Global (arsip stapo.id)

Depok, Stapo.id – Ketua Umum Indonesian Aroid Society, Anjasmara Prasetya, menekankan pentingnya sinergi antar-komunitas kreatif. Beliau menyampaikan hal tersebut saat membuka pameran FLOII Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang. Menurut beliau, tanah air memiliki kekayaan hayati yang sangat luar biasa.

Beliau menilai potensi pasar komoditas ini sangat besar untuk menembus pasar global secara luas. Indonesia juga telah memiliki modal kuat berupa beragam jenis tanaman hias berkualitas tinggi. Selain itu, para pengusaha lokal memiliki kompetensi yang mumpuni untuk bersaing sehat.

Sinergi Komunitas Tanaman Hias Nasional

Anjasmara menegaskan bahwa penguatan jaringan menjadi faktor penentu utama kemajuan industri masa depan. Para pelaku usaha harus aktif membangun komunikasi yang solid demi kemajuan bersama. Langkah nyata ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di berbagai daerah.

“Yang kita perlukan saat ini adalah kolaborasi membangun sebuah jaringan, meningkatkan profesionalitas, dan produktivitas. Itu kuncinya,” ujar Anjasmara. Beliau mengajak semua pihak dari berbagai asosiasi untuk saling mendukung secara konsisten.

Beliau secara khusus merangkul Asosiasi Tanaman Hias Indonesia (BIASA) untuk bergerak secara dinamis. Selain itu, beliau juga mengajak Jakarta International Furniture and Design Expo (JIFFINA) menjalin kemitraan erat. Langkah kolaboratif ini bertujuan agar negara kita tidak sekadar menjadi pasar konsumen.

Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekspor

Sebaliknya, beliau menginginkan Indonesia tampil sebagai pusat industri flora yang mendunia dan berwibawa. Berbagai asosiasi harus menyediakan ruang produktif untuk berbagi peluang bisnis yang menguntungkan. Sinergi ini akan melahirkan ekosistem usaha tanaman hias yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

Anjasmara meyakini perbedaan skala bisnis tidak akan menghalangi pencapaian target ekonomi nasional yang tinggi. Seluruh pelaku UMKM harus optimistis menyambut peluang ekspor yang membentang sangat lebar saat ini. Upaya bersama ini pasti membawa dampak positif bagi kesejahteraan para petani lokal.

“Mari kita buktikan bahwa tanaman hias Indonesia bukan hanya indah di mata, tetapi juga mampu menjadi penggerak roda ekonomi bangsa.” Pernyataan tegas tersebut memotivasi para peserta pameran untuk terus berinovasi menghasilkan produk unggulan.

Pameran FLOII Expo 2026 sendiri berlangsung selama empat hari berturut-turut hingga tanggal 20 September mendatang. Agenda besar ini berfokus penuh untuk mendongkrak kontribusi nyata para pelaku usaha mikro. Upaya ini sekaligus meningkatkan nilai tawar komoditas lokal di panggung internasional secara berkelanjutan.

Kolaborasi yang kuat antar-komunitas pelaku usaha ini tentunya menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan industri tanaman nasional. Melalui pameran FLOII Expo 2026, peluang usaha mikro untuk bersaing di pasar ekspor akan semakin membentang lebar. Kesinergian seluruh elemen ini menjadi kunci utama kesuksesan ekonomi kreatif Indonesia di mata dunia.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.