Aplikasi Pencatat Keuangan Rekafin Mudahkan Kelola Uang

Depok, Stapo.id – Aplikasi pencatat keuangan Rekafin kini menjadi sorotan setelah mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam waktu singkat. Startup asal Medan ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk membantu pengguna mengelola dana mereka. Perwakilan Rekafin, Mutiara, menjelaskan perkembangan bisnis ini saat menghadiri acara NextDev 11 di Jakarta.
Rekafin merupakan asisten keuangan yang terintegrasi langsung dengan platform pesan populer WhatsApp. Mutiara menyebutkan bahwa tim mereka bekerja secara remote atau Work From Anywhere. “Website ini aja jadi karyawan di sini WFA sih Kak. Cuman kalau base emang base di Medan,” ujar Mutiara dengan antusias.
Keunggulan Rekafin Sebagai Asisten Keuangan AI
Aplikasi ini mempermudah pengguna untuk mencatat setiap transaksi pengeluaran tanpa harus menyimpan struk fisik. Sistem AI pada platform ini mampu memproses bahasa non-formal yang sering orang gunakan setiap hari. “Dan formatnya itu mau dalam kayak bahasanya sehari-hari atau nggak sebaku itu tuh tetap kebaca sama AI,” jelas Mutiara.
Kemudahan ini sangat relevan bagi generasi muda yang sering menghabiskan waktu di aplikasi percakapan. Mutiara menambahkan bahwa pengguna cukup mengirimkan rincian pembelian mereka melalui pesan singkat saja. “Apalagi kayak karena kita sering buka WA nih jadi kan tinggal masukin aja tuh. Udah masukin gua habis beli ini gini-gini-gini,” tambahnya lagi.
Pertumbuhan Pesat Aplikasi Pencatat Keuangan di Medan
Meskipun baru meluncur secara resmi beberapa bulan lalu, Rekafin telah menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Mereka berhasil mendapatkan ribuan pengguna melalui strategi pemasaran digital yang efektif di media sosial. “Delapan bulan Kak sekitar Agustus 2025” ungkap Mutiara.
Menurutnya, platform media sosial seperti Threads dan Twitter X memainkan peran besar dalam mendongkrak popularitas mereka. Banyak pengguna memberikan ulasan jujur yang membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk tersebut. “Jadi dalam delapan bulan itu seribu dua ratus karena kita memanfaatkan sosial media banget,” tegas perwakilan dari Rekafin tersebut.
Layanan aplikasi pencatat keuangan ini menyasar segmen yang sangat luas, mulai dari individu hingga pemilik bisnis. Mutiara menekankan bahwa target pasar utama mereka adalah kalangan Gen Z dan pelaku UMKM. “B2B bisa sebenarnya personal juga bisa Kak. Karena kan kita juga ada personal. Jadi kan mungkin kayak targetnya sih lebih ke Gen Z kali ya,” tuturnya.
Mahasiswa juga sering bertanya mengenai penggunaan alat ini untuk memantau anggaran bulanan mereka. Bagi UMKM, Rekafin menawarkan solusi pencatatan yang lebih terstruktur namun tetap sederhana dan efisien. Fokus pada kebutuhan pengguna membuat startup ini terus berkembang pesat sejak masa peluncurannya di tahun lalu.

