Redpumpkin.AI Kenalkan Agentic AI untuk Otomasi Layanan Pelanggan di AWS Connected Community

Depok, Stapo.id – Perusahaan teknologi AI, Redpumpkin.AI, memperkenalkan solusi terbaru berbasis Agentic AI dalam ajang AWS Connected Community yang digelar di Kempinski Ballroom Jakarta, Selasa (12/5). Teknologi ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan industri dalam meningkatkan efisiensi layanan pelanggan melalui sistem otomasi yang lebih mandiri, adaptif, dan terintegrasi dengan infrastruktur digital perusahaan.
Dalam presentasinya, Redpumpkin.AI menjelaskan bahwa solusi Agentic RM mampu mengubah setiap pertanyaan pelanggan menjadi aksi nyata secara otomatis. Sistem tidak hanya menjawab pertanyaan layaknya chatbot konvensional, tetapi juga dapat menjalankan proses bisnis end-to-end seperti pemesanan layanan, pembelian produk, hingga penjadwalan secara mandiri.
Perwakilan Redpumpkin.AI menyebut teknologi tersebut menjadi evolusi baru dalam pemanfaatan kecerdasan buatan di sektor layanan pelanggan. “AI ini berbeda sekali dengan AI sebelumnya karena sistemnya sudah menggunakan sistem agentic,” ujar perwakilan perusahaan saat sesi pemaparan teknologi.
Teknologi Agentic AI ini dirancang untuk digunakan lintas industri, mulai dari kesehatan, ritel, hingga teknologi.
Dalam sektor kesehatan, sistem dapat membantu proses reservasi dan penjadwalan pasien secara otomatis. Sementara di industri ritel, AI mampu menangani alur pelayanan mulai dari pencarian produk, rekomendasi personalisasi, hingga proses checkout tanpa intervensi manual dari admin.
Redpumpkin.AI juga menyoroti penggunaan teknologi Retrieval Augmented Generation (RAG) yang menjadi salah satu fitur utama dalam solusi mereka. Melalui sistem ini, AI dapat mengambil informasi langsung dari dokumen resmi perusahaan sehingga jawaban yang diberikan kepada pelanggan menjadi lebih akurat dan relevan. Pendekatan tersebut dinilai penting terutama untuk industri yang membutuhkan presisi tinggi seperti perangkat teknologi maupun produk kesehatan dan herbal.
Selain RAG, solusi ini juga dibekali kemampuan integrasi melalui Model Context Protocol (MCP). Teknologi tersebut memungkinkan Agentic AI terhubung dengan sistem digital yang sudah dimiliki perusahaan tanpa harus mengganti infrastruktur lama secara keseluruhan.
“Kehadiran AI bukan untuk menggantikan sistem yang sudah Bapak dan Ibu miliki, melainkan dibangun di atas sistem yang ada atau build on top,” jelas perwakilan Redpumpkin.AI.
Melalui fleksibilitas integrasi tersebut, sistem Agentic AI dapat dihubungkan dengan ERP perusahaan hingga kanal komunikasi populer seperti WhatsApp dan Telegram.
Dengan otomatisasi yang lebih menyeluruh, perusahaan disebut dapat memangkas beban operasional layanan pelanggan sekaligus mengalihkan sumber daya manusia untuk fokus pada strategi bisnis yang lebih bernilai.
Dalam demonstrasinya di AWS Connected Community, Redpumpkin.AI juga memperlihatkan bagaimana teknologi Agentic Workflow memungkinkan AI menjalankan rangkaian tugas kompleks secara otomatis berdasarkan perintah bahasa alami. Kemampuan ini diperkuat dengan fitur Guardrail untuk menjaga keamanan dan validitas respons, serta dukungan Custom Models agar solusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap industri.
Kehadiran Agentic AI menjadi salah satu sorotan dalam perkembangan transformasi digital di Indonesia, terutama ketika banyak perusahaan mulai mencari solusi otomatisasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga mampu memahami konteks bisnis secara lebih mendalam.
