Wirausaha Baru Menjadi Strategi Depok Tekan Pengangguran

Depok, Stapo.id – Wirausaha baru merupakan langkah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menekan angka pengangguran saat ini. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menjelaskan bahwa tantangan pembangunan daerah memerlukan solusi yang nyata. Pemerintah terus memantau pergerakan data ketenagakerjaan agar kebijakan tetap sasaran dan efektif.
Kondisi ekonomi daerah saat ini menuntut adanya inovasi dalam penciptaan lapangan pekerjaan. Chandra Rahmansyah menyebutkan bahwa tingkat pengangguran masih menjadi perhatian utama bagi jajarannya. Pihak pemerintah terus berupaya menghadirkan program yang mampu menyerap tenaga kerja secara optimal dan berkelanjutan.
“Angka pengangguran di Depok saat ini masih tinggi pada Agustus 2025 tercatat sebesar 6,52 persen untuk itu kami terus mendorong lahirnya wirausaha baru,” kata Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah di Depok, Sabtu. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pondasi ekonomi masyarakat melalui jalur kewirausahaan mandiri.
Langkah Penguatan Sektor Tenaga Kerja
Pemerintah Kota Depok menganggap serius situasi ketenagakerjaan yang berkembang di wilayah Jawa Barat tersebut. Chandra menyatakan bahwa penguatan program kerja harus bersifat adaptif terhadap perubahan zaman. Hal ini mencakup perluasan kesempatan kerja bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan penghidupan layak.
“Upaya penurunan angka pengangguran harus terus diperkuat melalui penciptaan wirausaha baru, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan program-program di sektor tenaga kerja,” ujarnya. Menurut beliau, sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat pencapaian target penurunan angka pengangguran di wilayah tersebut.
Pengembangan sektor kewirausahaan menjadi solusi yang sangat efektif dalam membuka lapangan kerja baru. Selain menciptakan kemandirian ekonomi, langkah ini juga mengurangi ketergantungan masyarakat pada sektor formal yang terbatas. Kemandirian ekonomi warga menjadi pilar penting bagi pertumbuhan daerah yang lebih stabil.
Prioritas Wirausaha Baru dan Kualitas SDM
Pemerintah juga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan keterampilan khusus. Tenaga kerja yang kompeten akan memiliki daya saing yang jauh lebih tinggi di pasar kerja. Pemkot Depok memprioritaskan pelatihan ini agar angkatan kerja siap menghadapi tuntutan dunia industri modern.
“Peningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan keterampilan, dan daya saing angkatan kerja harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah,” tambahnya. Chandra menekankan bahwa tanpa keterampilan yang mumpuni, angkatan kerja akan sulit bersaing di tengah persaingan global yang sangat ketat.
Langkah-langkah strategis ini memberikan rasa optimis bagi masa depan ekonomi Kota Depok. Pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi menjadi lebih inklusif dan memberikan manfaat bagi semua warga. Melalui konsistensi program, angka pengangguran diprediksi akan mengalami penurunan bertahap pada masa mendatang.

