Kabar

Transformasi Digital Perkuat Keamanan Tambang Sinarmas Mining

Ilustrasi Transformasi digital pertambangan untuk Stapo.id

Depok, Stapo.id – Transformasi digital kini menjadi prioritas utama bagi PT Golden Energy Mines (GEM) dalam mengelola operasional tambang. Perusahaan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan secara pragmatis demi meningkatkan efisiensi serta memperkuat keselamatan kerja para karyawan. Dimas Sutejo selaku Chief Digital & Technology Officer dalam acara BytePlus AI Day Indonesia 2026 di Kempinski Jakarta, Kamis, (16/4) menjelaskan strategi besar tersebut dalam ajang industri. 

Dalam paparannya, Dimas menjelaskan bahwa perusahaan yang berada di bawah naungan Sinar Mas Mining tersebut mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara pragmatis untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat aspek keselamatan kerja. Ia menekankan bahwa pendekatan yang digunakan bukanlah transformasi besar secara instan, melainkan strategi bertahap yang lebih terukur.

Inovasi Gemvis Dukung Transformasi Digital

Dimas menekankan bahwa perusahaan menjalankan strategi bertahap dan sangat terukur dalam proses digitalisasi. Tim memetakan seluruh proses bisnis dari hulu ke hilir untuk membangun fondasi data yang kuat. “Pendekatan kami adalah spot on approach, jadi kami fokus pada titik yang paling siap untuk didigitalisasi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan,” ujarnya. Saat ini perusahaan mengelola sekitar 40 use case digital melalui sistem Delta Lake.

GEM memperkenalkan Gemvis sebagai asisten kecerdasan buatan internal yang sangat cerdas untuk mendukung operasional. Inovasi ini mengambil inspirasi dari konsep JARVIS yang mampu mengolah berbagai data secara hiper-kontekstual. Gemvis membantu manajemen mengambil keputusan cepat berdasarkan ribuan data operasional lapangan yang masuk secara berkala. Sistem tersebut menghubungkan informasi dari berbagai kanal pengetahuan internal perusahaan secara terintegrasi.

Penerapan AI untuk Keselamatan Kerja Tambang

Perusahaan juga menerapkan teknologi computer vision guna meningkatkan standar keamanan di seluruh area kerja. Sekitar 600 unit kamera pengawas kini memantau aktivitas ribuan pekerja secara aktif setiap harinya. Sistem cerdas ini mengawasi 19.000 pekerja dan 3.000 kendaraan operasional selama 24 jam penuh. Langkah strategis ini terbukti efektif mengurangi risiko kecelakaan kerja di area tambang yang luas.

Dimas menilai penggunaan teknologi jauh lebih aman daripada sekadar menambah jumlah pengawas manusia di lapangan. Penambahan pengawas manusia justru berpotensi meningkatkan risiko keselamatan bagi personel itu sendiri di area berisiko. Saat ini GEM telah mengembangkan 47 use case khusus untuk memantau perilaku serta potensi bahaya. Transformasi digital ini membuktikan industri tambang konvensional mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi modern.

GEM memulai digitalisasi melalui langkah-langkah kecil namun memberikan dampak efisiensi yang sangat signifikan. Fokus utama perusahaan tetap mengacu pada kebutuhan nyata lapangan dan jaminan keselamatan seluruh karyawan. Penggunaan sistem AI secara konsisten menjadi lapisan pengawasan tambahan yang sangat andal bagi operasional harian. Sinarmas Mining terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja tambang yang jauh lebih aman bagi masa depan.

Ke depan, pemanfaatan AI dan computer vision di sektor pertambangan diproyeksikan akan semakin berkembang, tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan bagi seluruh pekerja.