Kabar

Sarasehan Dies Natalis Ke-44 PNJ: Membangun Sinergi Antara Vokasi, Industri, dan Inovasi Untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Ilustrasi Ketahanan energi nasional untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Djoko Siswanto Kepala SKK Migas akan Hadir dan Mengisi Sarasehan Dies Natalis Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) ke 44 pada 1 Oktober 2026 (arsip stapo.id)

Depok, Stapo.id – Politeknik Negeri Jakarta menyelenggarakan forum Sarasehan Vol. III dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-44. Acara ini mempertemukan dunia pendidikan vokasi, pelaku industri, serta para pemangku kepentingan strategis. Diskusi utama menyoroti upaya bersama demi memperkuat ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengonfirmasi kehadirannya sebagai pembicara utama dalam forum penting tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB di Perpustakaan Lantai 3 kampus Politeknik Negeri Jakarta. Seluruh peserta dapat menggali wawasan praktis mengenai integrasi dunia riset terapan dengan kebutuhan riil industri migas.

Kolaborasi Strategis Demi Ketahanan Energi Nasional

Sektor industri membutuhkan sinergi nyata antara pendidikan vokasi dan inovasi teknologi terkini. Melalui sarasehan ini, pihak akademisi serta praktisi merancang jembatan kerja sama yang konkret. Keterlibatan institusi pendidikan memainkan peran vital dalam mendukung ketahanan energi nasional jangka panjang.

Penyelenggara membuka ruang diskusi interaktif guna merumuskan solusi atas tantangan pasokan energi masa depan. Kalangan mahasiswa dan praktisi dapat memperluas jejaring profesional bersama pemangku kebijakan. Panitia memfasilitasi akses informasi pendaftaran melalui pemindaian kode QR pada lembar publikasi resmi.

Jejak Langkah dan Kontribusi Alumnus

Kehadiran Djoko Siswanto (Djoksis) membawa kebanggaan tersendiri bagi seluruh sivitas akademika almamaternya. Tokoh kelahiran 23 Mei 1965 ini mengawali studi di Politeknik Universitas Indonesia sebelum bertransformasi menjadi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Ia menuntaskan Diploma 3 Teknik Mesin angkatan 1985 sebelum menempuh sarjana Teknik Perminyakan ITB.

Rekam jejak Djoko terus berkembang berkat pemahaman akademik mendalam di tingkat global. Ia meraih gelar master dari Edinburgh Business School serta University of Dundee sebelum menamatkan doktoral ITB. Pemerintah melantik figur berpengalaman ini sebagai Kepala SKK Migas pada 7 November 2024.

Sebelumnya, ia mengemban berbagai posisi strategis dalam tata kelola energi nasional. Rekam jejaknya meliputi Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Plt Dirjen Migas, hingga Sekjen DEN. Pengalaman panjang di lingkungan Ditjen Migas dan BPH Migas makin memperkuat kapasitas kepemimpinannya.

Keterlibatan alumni berprestasi membuktikan mutu lulusan vokasi dalam menopang industri strategis negara. Pertemuan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, regulator, dan pelaku usaha. Sinergi berkelanjutan tersebut membuka jalan lebar untuk mempercepat pencapaian ketahanan energi nasional.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.