Bisnis

Perkuat TKDN, Frogs Pamerkan Drone Sekar Agri dan Nakula di PEVS 2026

Perkuat TKDN, Frogs Pamerkan Drone Sekar Agri dan Nakula di PEVS 2026

Sumber Gambar: Frogs Indonesia memamerkan inovasi produk drone Sekar Agri dan Nakula di PEVS 2026. (Foto: stapo.id)

Depok, Stapo.id — PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (Frogs) memamerkan lini drone industri berteknologi tinggi dalam ajang PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta dari tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026. Dua produk unggulan yang menjadi sorotan utama perseroan adalah drone sprayer pertanian Sekar Agri serta drone pembersih gedung bertingkat bernama Nakula.

Sales Engineer Frogs, Kuncoro Agung, memaparkan bahwa Sekar Agri dirancang untuk menjawab tantangan efisiensi pada sektor agrikultur modern. Berbekal tangki berkapasitas 16 liter, drone ini sanggup menyemprot lahan seluas setengah hektare hanya dalam kurun waktu 15 menit penerbangan, dengan kapasitas kerja maksimal mencapai 8 hektare per jam.

“Dibandingkan dengan metode semprot gendong tradisional, pengerjaan satu hektare biasanya memakan waktu tiga hingga empat hari. Menggunakan Sekar Agri, dua kali penerbangan 15 menit atau total setengah jam saja sudah mencakup satu hektare,” ujar Kuncoro di arena pameran PEVS 2026, JIExpo Kemayoran.

Di samping varian pertanian, Frogs mendemonstrasikan Nakula, yakni advanced cleaning drone yang ditujukan bagi perawatan infrastruktur kompleks, fasad gedung pencakar langit, hingga modul panel surya. Unit berbobot lepas landas maksimal (MTOW) 37 kilogram ini dibangun dari kombinasi serat karbon, aluminium, dan PLA, serta dipersenjatai pompa berkapasitas 10 liter per menit dan navigasi Lidar 360 derajat.

Harga Drone dari Frogs Indonesia 

Dari sisi komersial, Frogs membanderol Sekar Agri mulai kisaran Rp180 juta, sedangkan Nakula ditawarkan di kisaran Rp400 juta tergantung paket spesifikasi operasional. Kuncoro menekankan bahwa nilai jual terkuat produk-produk pabrikan asal Sewon, Bantul ini terletak pada Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan pasokan komponen lokal yang melimpah.

“Produk kami sudah mengantongi sertifikasi TKDN dan banyak mengoptimalkan suku cadang lokal. Keunggulan lokalisasi ini membuat unit kami sangat kompetitif terhadap produk impor, baik dari sisi harga maupun kemudahan layanan purnajual,” tutur Kuncoro.

Daya Jelajah Tinggi Frogs Indonesia 

Kedua wahana udara tanpa awak tersebut ditunjang paket baterai 22.000 mAh dengan teknologi fast charging yang memangkas waktu pengisian daya hingga penuh menjadi sekitar 20 sampai 25 menit. Langkah ini dirancang untuk menjaga produktivitas kerja lapangan tanpa jeda operasional yang panjang.

Frogs saat ini memfokuskan strategi pemasaran pada segmen Business to Business (B2B) dan Business to Government (B2G). Melanjutkan ekspansi teknologinya, perseroan berencana meluncurkan drone seri Sadewa serta mengembangkan wahana UAV evakuasi dan pemadaman kebakaran hutan berkemampuan water bombing.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.