Otomotif

Pemesanan Honda Prelude Meledak Hingga Tembus 280 Unit!

Ilustrasi Pemesanan Honda Prelude untuk Stapo.id

Sumber Gambar: honda-indonesia.com

Depok, Stapo.id – Lonjakan pemesanan Honda Prelude di Indonesia mencapai angka fantastis yakni 280 unit hingga saat ini. PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat angka tersebut melampaui alokasi unit yang tersedia bagi konsumen tanah air. Kehadiran mobil legendaris ini sukses memikat hati para pecinta otomotif sejak pembukaan pesanan Januari 2026. Awalnya, HPM hanya menyediakan 100 unit untuk pasar Indonesia namun langsung habis dalam tiga hari.

Perusahaan kemudian menambah kuota menjadi 150 unit untuk memenuhi tingginya minat pelanggan selama tahun 2026. Namun, data terbaru menunjukkan total permintaan kini sudah hampir menyentuh angka 300 unit kendaraan. Tingginya angka ini membuktikan daya tarik kuat mobil sport hybrid tersebut di mata konsumen lokal.

Harga Resmi dan Sebaran Konsumen

Bersamaan dengan kabar tersebut, HPM akhirnya merilis harga resmi Honda Prelude sebesar Rp974.900.000 untuk wilayah Indonesia. Angka ini sesuai dengan janji awal perusahaan yang mematok harga di bawah Rp1 miliar. Konsumen pemesan mobil sport hybrid ini ternyata tidak hanya berasal dari wilayah Pulau Jawa saja. Permintaan mengalir deras dari berbagai daerah seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, hingga Makassar.

Penyebaran minat yang merata ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi mulai tumbuh di berbagai pelosok daerah. HPM terus memantau distribusi ini untuk memastikan layanan purna jual tetap terjaga dengan baik. Konsumen di luar Jawa menunjukkan kesiapan mereka mengadopsi teknologi otomotif terbaru dari Honda.

Strategi Elektrifikasi Melalui Pemesanan Honda Prelude

Masanao Kataoka selaku President Director PT Honda Prospect Motor menyambut positif pencapaian luar biasa dari produk terbarunya. Beliau memberikan apresiasi mendalam atas kepercayaan besar yang diberikan oleh para pelanggan setia Honda. “Kami berterima kasih atas antusiasme konsumen terhadap Honda Prelude melampaui ekspektasi kami. Penerimaan yang sangat baik terhadap Honda Prelude mencerminkan bahwa arah pengembangan produk Honda ke depan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Model ini menjadi representasi dari pendekatan elektrifikasi Honda yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas kami,” ujar Masanao Kataoka.

Visi perusahaan dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap inovasi produk mereka. Masanao Kataoka juga menambahkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar otomotif Indonesia yang terus berkembang dinamis. “Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, Honda akan terus mengembangkan produk elektrifikasi yang mengedepankan keseimbangan karakter Honda antara performa, pengalaman berkendara, dan efisiensi, sesuai dengan perkembangan kebutuhan konsumen di Indonesia,” lanjut beliau.

HPM akan menyerahkan unit kepada konsumen secara bertahap mulai akhir Mei 2026 mendatang. Kehadiran model hybrid ini mempertegas komitmen Honda dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan namun tetap bertenaga. Fenomena ini membuktikan bahwa mobil dengan DNA sport legendaris tetap memiliki tempat khusus di pasar Indonesia. Keberhasilan Prelude bisa menjadi katalisator bagi Honda untuk membawa lebih banyak model ikonik dengan teknologi modern di masa depan.