Pangkas Bobot Pakai Komponen Sepeda, Mobil Listrik Nawastra-01 KSM MOLIS PNJ Incar Efisiensi Ekstrem

Sumber Gambar: KSM MOLIS PNJ memperkenalkan Nawastra-01 di PEVS 2026. (Foto: stapo.id)
Depok, Stapo.id – — Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Mobil Listrik (Molis) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) resmi memperkenalkan inovasi terbaru mereka, Nawastra-01, dalam ajang PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Nawastra-01 lahir dari proses riset dan evaluasi mendalam atas prototipe terdahulu, Namosa, yang sempat berkompetisi pada tahun 2023. Pada iterasi teranyar ini, tim mahasiswa PNJ melakukan perombakan menyeluruh pada sektor mekanikal, mencakup sistem kemudi, suspensi, pengereman, hingga desain bodi aerodinamis.
Adrian, perwakilan dari Divisi Steering dan AND KSM Molis PNJ, mengungkapkan bahwa strategi utama dalam merancang Nawastra-01 adalah dengan memangkas bobot kendaraan sedemikian rupa demi mencapai tingkat efisiensi energi yang terukur.
“Komponen lebih banyak menggunakan sepeda karena kami ingin mengejar bobot—melihat seberapa irit dan seberapa ringan mobil itu. Jika ingin menempuh jarak yang jauh, tentu harus memperbarui teknologi dan didukung komponen yang mumpuni,” ujar Adrian saat ditemui di area pameran PEVS 2026.
Spesifikasi dan Jarak Tempuh Nawastra-01
Melalui pendekatan perancangan ultra-ringan tersebut, KSM Molis PNJ menetapkan target efisiensi yang sangat optimis, yakni mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer hanya dengan konsumsi daya 1 kWh.
Meski mengusung teknologi yang makin matang, Adrian mengakui bahwa timnya masih menghadapi tantangan klasik di sektor riset dan manufaktur, terutama terkait manajemen waktu pengembangan.
“Kekurangan KSM Molis saat ini adalah keterbatasan waktu manufaktur. Hal itu sering kali memangkas durasi pengujian (test drive). Padahal, data hasil uji coba sangat krusial untuk mengatur konsumsi energi dan menentukan strategi pengemudi saat mengarungi lintasan,” jelasnya.
Kehadiran Nawastra-01 di pameran PEVS 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan inovasi elektro mobilitas berbasis riset kampus, tetapi juga menjadi dorongan nyata bagi pengembangan riset kendaraan listrik masa depan Indonesia. Pameran PEVS 2026 sendiri masih akan berlangsung hingga Minggu, 1 November 2026.
