Nggak Harus Jago Coding! Intip Serunya Program ‘Ship IT’ Besutan The Product Folks dan Replit di Jakarta

Sumber Gambar: Para pegiat teknologi, manajer produk, desainer, hingga antusias AI berfoto bersama di sela-sela keseruan program ‘Ship IT’ yang diselenggarakan oleh The Product Folks Chapter Jakarta bersama Replit di kantor Igloo, Jakarta Selatan.(Arsip tim Product Folks ID)
Depok, Stapo.id – Komunitas teknologi terus mendorong inovasi pembuatan produk digital secara praktis dan kolaboratif. The Product Folks Chapter Jakarta menggandeng Replit menyelenggarakan program unggulan bertajuk Ship IT di Jakarta Selatan. Acara kolaborasi ini melibatkan Igloo sebagai mitra penyedia lokasi bagi para pegiat teknologi. Inisiatif tersebut membuka ruang eksperimen bagi para inovator untuk merancang karya teknologi secara mandiri.
Community Manager Indo Product Folks, Rahmi Syahputri, menegaskan sifat dinamis dari inisiatif ini. “SHIP IT ini merupakan program yang relatif baru dari The Product Folks (TPF), jadi bukan agenda rutin bulanan atau mingguan dengan format yang sama,” ujar Rahmi Syahputri. Program berskala global ini hadir melengkapi rangkaian agenda milik The Product Folks seperti Bits n Atoms dan GrabChai.
Akses Eksperimen Digital Tanpa Hambatan Teknis
Penyelenggara merancang kegiatan ini guna menjangkau khalayak luas tanpa batasan keahlian rekayasa kode. “Targetnya cukup luas, karena tidak terbatas pada orang yang memiliki background coding,” ungkap Rahmi. Inisiatif ini merangkul para pendiri usaha, manajer produk, desainer antarmuka, hingga pengembang perangkat lunak. Bahkan, antusiasme masyarakat umum pencinta kecerdasan buatan turut memperkaya dinamika lokakarya.
Para peserta memanfaatkan asisten kecerdasan buatan dari Replit untuk mengubah gagasan mentah menjadi purwarupa fungsional. “Yang menarik dari format SHIP IT adalah barrier untuk mulai membangun dibuat sangat rendah,” tambah Rahmi. Peserta hanya membutuhkan ide, laptop, serta kemauan bereksperimen guna mewujudkan aplikasi. Hasilnya mencakup purwarupa program perjalanan, gamifikasi sistem HRIS, hingga aneka gim dua dimensi.
Transformasi Pola Belajar Inovasi di The Product Folks
Peserta lokakarya antusias mempraktikkan proses penciptaan produk secara langsung melalui siklus eksperimen cepat. Pola interaksi ini mengubah paradigma belajar konvensional dari sekadar teori menjadi aksi membangun nyata. Rahmi mengibaratkan dinamika lokakarya ini menyerupai kegiatan berkarya modern yang interaktif dan aplikatif. “Antusiasmenya sangat tinggi. Salah satu hal yang menarik adalah format workshop ini terasa seperti ‘crafting’ versi masa kini,” tutur Rahmi.
Demokratisasi teknologi kini membuka peluang besar bagi para pengembang solusi digital masa kini. Pelaku wirausaha dapat memvalidasi konsep bisnis secara tangkas tanpa terhambat kerumitan teknis awal. Sinergi komunitas seperti ini berpotensi mempercepat lahirnya ekosistem produk digital yang adaptif dan solutif.
