Bisnis

Nasi Lemak Waleed Meriahkan D-8 Halal Expo Indonesia 2026

Ilustrasi Nasi Lemak Waleed untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Kedai Nasi Lemak Waleed Hadir Memeriahkan D-8 Halal Expo Indonesia 2026 (arsip stapo.id)

Depok, Stapo.id – Stan kuliner Nasi Lemak Waleed memikat perhatian pengunjung dalam ajang D-8 Halal Expo Indonesia 2026 di Senayan. Pameran internasional ini berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Juli 2026. Banyak warga Jakarta menyukai hidangan khas asal Malaysia ini karena rasa yang lezat dan harga bersahabat. Acara ini menjadi tempat berkumpul bagi para pencinta kuliner halal dari berbagai penjuru daerah.

Cita Rasa Otentik Nasi Lemak Waleed di Jakarta

Kedai ini menyajikan porsi nasi lemak biasa dengan harga Rp20.000 saja. Pengunjung yang memesan paket lengkap Nasi Lemak Waleed bersama Teh Tarik Ais cukup membayar Rp45.000. Mereka menawarkan menu Nasi Lemak Ayam Merah seharga Rp50.000 untuk memanjakan lidah pencinta kuliner. Hidangan ini sangat cocok bagi masyarakat yang menyukai perpaduan rasa gurih dan pedas manis.

Selain makanan, kedai menyediakan aneka minuman segar seperti Air Jagung Waleed, Oriental Klasik, dan Oriental Panggang. Pengunjung dapat memilih varian minuman panas maupun dingin sesuai selera masing-masing. Kuliner ini memiliki perbedaan dengan nasi uduk khas Indonesia yang menggunakan mie goreng atau sambal kacang. Sajian khas Malaysia ini memakai ikan bilis atau teri, telur rebus, kacang tanah goreng, timun, dan sambal manis.

Pengalaman Pertama Merasakan dan Mencoba Nasi Lemak 

Isi Nasi Lemak Waleed Terdiri Dari Sepotong Telur, Kacang Tanah Goreng, Ikan Bilis (Ikan Teri), Potongan Timun dan Sambal Merah (arsip stapo.id)
Isi Nasi Lemak Waleed Terdiri Dari Sepotong Telur Rebus, Kacang Tanah Goreng, Ikan Bilis (Ikan Teri), Potongan Timun dan Sambal Merah (arsip stapo.id)

Setelah mencicipi nasi lemak Waleed, kami merasakan cita rasa yang cukup akrab dengan lidah masyarakat Indonesia karena memiliki kemiripan dengan nasi uduk. Perbedaan utamanya terletak pada pelengkap atau topping yang disajikan. Jika nasi uduk umumnya disajikan bersama mi goreng, bihun goreng, orek tempe, serta sambal kacang dengan tingkat kepedasan yang bervariasi, nasi lemak khas Malaysia justru memiliki ciri khas berupa ikan bilis atau yang di Indonesia lebih dikenal sebagai ikan teri, potongan telur rebus, kacang tanah goreng, irisan mentimun, dan sambal yang cenderung tidak terlalu pedas dengan sedikit sentuhan rasa manis. Kombinasi tersebut menghadirkan pengalaman menikmati nasi lemak khas Malaysia yang sederhana, namun tetap kaya akan cita rasa.

Lokasi Strategis di Pusat Kota Yogyakarta

Perwakilan pengelola menjelaskan rute menuju gerai utama Nasi Lemak Waleed di Jalan Dr Sardjito Jetis, Yogyakarta. Ia memberi petunjuk arah secara rinci kepada salah satu pengunjung. “Nah, ini dari Tugu ke utara, Kak. Nanti perempatan pertama setelah Tugu itu belok kanan,” ujarnya. “Kita yang ke kanan, ke arah Sardjito, dekat Sardjito,” tambahnya kemudian.

Lokasi gerai yang sangat dekat dengan rumah sakit memudahkan pelanggan menemukan tempat makan nyaman ini. Mereka melayani pelanggan dengan ramah sejak pertama kali membuka usaha di Yogyakarta. Suasana kedai yang bersih juga membuat pengunjung merasa betah menikmati hidangan.

Kehadiran kuliner daerah dalam pameran internasional seperti ini membuktikan kekuatan potensi UMKM Indonesia. Partisipasi aktif tersebut membuka jalan lebar bagi makanan lokal untuk bersaing dalam pasar halal global. Kita tentu mendukung penuh langkah strategis ini demi kemajuan ekonomi kreatif nasional.