Bisnis

Kopi Dieng Banjarnegara Pamerkan Produk Unggulan dan Bidik Perluasan Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

Kopi Dieng Banjarnegara Pamerkan Produk Unggulan dan Bidik Perluasan Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

Sumber Gambar: Kopi Dieng Banjarnegara tampilkan produk unggulan dan siap ekspor di pameran Trade Expo Indonesia 2026. (Foto: stapo.id)

Depok, Stapo.id – Produk kopi asal dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali memperkuat langkah ekspansi di pasar internasional melalui keikutsertaan dalam ajang Trade Expo Indonesia ke-41. Pameran dagang internasional yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, yang telah berlangsung 14 hingga 18 Oktober 2026 ini dimanfaatkan pelaku usaha kopi lokal untuk memperluas jangkauan rantai pasok ke berbagai negara mitra.

Perwakilan Kopi Dieng, Alif, menyampaikan bahwa produk olahan yang bernaung di bawah Komasti dan Brobon ini telah mencatatkan pengiriman ekspor secara langsung ke Australia, Singapura, dan Malaysia. Partisipasi pada Trade Expo Indonesia kali ini diarahkan untuk mempertemukan produsen dengan pembeli potensial skala industri sekaligus mempertegas keunggulan komoditas kopi specialty asal Banjarnegara.

Karakteristik Ketinggian dan Variasi Produk

Kopi Dieng memiliki profil cita rasa khas yang terbentuk dari lingkungan geografis perkebunan. Tanaman kopi dibudidayakan pada ketinggian ekstrem antara 1.000 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Ketinggian tersebut memungkinkan pembentukan senyawa rasa yang kompleks pada varian arabika maupun robusta yang dihasilkan para petani setempat.

Dalam pameran tersebut, sejumlah varian unggulan ditampilkan ke hadapan calon importir internasional, antara lain Srenggani, Kopi Katresnan, Kailasa, dan Tamara Carbonic Honey. Selain sajian kopi konvensional, pelaku usaha juga menghadirkan produk inovatif berbasis kopi seperti Shampo Coffee, guna merespons tingginya minat pasar terhadap produk perawatan berbahan alami dan organik.

Skema Penjualan dan Penguatan Ekosistem Hulu-Hilir

Dari segi portofolio komersial, Kopi Dieng menyediakan tiga segmen pasokan utama. Segmen pertama mencakup kopi sangrai dan bubuk kemasan premium ukuran dua ratus gram untuk kebutuhan ritel dan kedai kopi, dengan proses pascapanen fullwash, honey, serta natural. Segmen kedua menyediakan biji kopi mentah pilihan kualitas specialty untuk industri penyangrai, dan segmen ketiga berupa pasokan komersial grade satu dalam volume besar.

Mengenai nilai ekonomi komoditas, produk retail siap saji ditawarkan mulai dari harga Rp40.000 per unit, sedangkan biji kopi specialty dibanderol mulai dari Rp185.000 per kilogram. Kehadiran Kopi Dieng di pameran berskala global ini diharapkan mampu mendongkrak daya tawar petani lokal sekaligus memastikan kesinambungan ekosistem perdagangan kopi Banjarnegara dari tingkat hulu hingga hilir.

Disclaimer: Konten ini adalah materi iklan dari MGID. Stapo.id tidak terkait dengan materi iklan ini.