Karya Anak Bangsa! SMK Veteran 1 Sukoharjo Pamerkan Motor Listrik di TEI 2026

Sumber Gambar: Prototipe motor listrik Vetatech hasil garapan siswa SMK Veteran 1 Sukoharjo, Jawa Tengah dipajang dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang Selatan. Kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik dibuat langsung oleh program studi teknologi OTOTRONIK (Otomotif Elektronik) ini menjadi bukti kesiapan talenta muda Indonesia menghadapi era transisi energi. (Foto: stapo.id)
Depok, Stapo.id – Inovasi teknologi ramah lingkungan terus berkembang pesat di Indonesia, salah satunya berkat kontribusi pendidikan kejuruan. SMK Veteran 1 Sukoharjo, Jawa Tengah dengan bangga memamerkan Motor Listrik Vetatech inovatif mereka pada gelaran akbar Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. Acara bergengsi ini berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, dari tanggal 14 hingga 18 Oktober 2026. Produk unggulan ini menarik perhatian banyak pengunjung dengan spesifikasi yang sangat kompetitif.
Pengembangan Motor Listrik Vetatech merupakan buah karya siswa program studi Ototronik (Otomotif Elektronik) yang menunjukkan keahlian mumpuni. Motor listrik memiliki kepanjangan dari Veteran Auto Technology ini dirancang mampu menempuh jarak hingga 80 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya penuh. Kendaraan ini juga dilengkapi sistem keamanan dual rem cakram serta panel instrumen speedometer full TFT yang modern. Sistem baterai cabut-pasang (swappable) turut memudahkan pengguna dalam pengisian daya secara mandiri.
Visi Pendidikan dan Kesiapan Industri
Sutrisno, selaku perwakilan dari Tefa Spareparts Veteran (Vetatech), menjelaskan bahwa proses pengerjaan satu unit motor memerlukan waktu sekitar satu bulan oleh para siswa. Proyek ambisius ini bertujuan menyiapkan talenta muda agar mereka siap menghadapi transisi energi di sektor transportasi. “Kami mengharapkan Motor Listrik Vetatech ini masuk ke ranah yang masih baru, karena ranah SMK ini sangat pas untuk membuat motor listrik,” ujar Sutrisno saat berada di lokasi pameran. Ia menambahkan harapan agar industri otomotif nasional dapat terus menampung lulusan SMK berbakat di bidang inovasi kendaraan listrik.
Motor Vetatech tidak hanya sukses menarik perhatian, tetapi juga telah diuji coba langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso, menurut keterangan Sutrisno. Meskipun masih dalam tahap pengembangan prototipe, motor listrik buatan siswa ini sudah mulai melirik pasar komersial. Tercatat, dua unit telah berhasil terjual kepada konsumen. Sutrisno menyebutkan harga unit yang sudah dilepas ke pasar. “Kemarin ada yang harganya Rp 15 juta,” ungkapnya.
Target Harga Ekonomis Motor Listrik Vetatech
Pihak SMK Veteran 1 Sukoharjo ini menargetkan harga yang lebih ekonomis di masa depan, yakni di bawah Rp10 juta per unit. Target harga ini bisa tercapai jika pengerjaan seluruh komponen dapat dioptimalkan sepenuhnya di lingkungan SMK. Ini menunjukkan potensi besar bagi industri lokal untuk menghasilkan kendaraan listrik yang terjangkau. Kehadiran Vetatech di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 menegaskan peran strategis pendidikan vokasi dalam mendukung kemandirian industri otomotif nasional dan menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda.
