Closing Ceremony TEI 2026: Tembus USD 22,94 Miliar, Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Melesat 131% dari Target

Sumber Gambar: Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan kata sambutan dalam Closing Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Dalam upacara penutupan tersebut, Mendag melaporkan total transaksi fantastis yang berhasil dibukukan mencapai USD 22,94 miliar atau melonjak 131 persen dari target awal. (Foto: Stapo.id)
Depok, Stapo.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso secara resmi menutup gelaran Trade Expo Indonesia ke-41 tahun 2026. Ajang perdagangan internasional bergengsi ini berlangsung sukses di ICE BSD City. Pameran akbar tersebut sukses membukukan total transaksi mencapai USD 22,94 miliar.
Angka tersebut melesat hingga 131 persen dari target awal penyelenggara sebesar USD 17,5 miliar. Kesuksesan ini terwujud lewat penandatanganan sebanyak 426 nota kesepahaman antara pelaku ekspor dan mitra global. “Dapat kami laporkan capaian nilai transaksi selama lima hari sebesar 22,94 miliar US Dollar. Nilai ini jauh melampaui target yang ditetapkan,” ujar Budi dalam sambutannya.
Dominasi Komoditas Unggulan di Trade Expo Indonesia
Berbagai produk unggulan nusantara memikat minat pembeli mancanegara selama pameran berlangsung. Sektor makanan dan minuman memimpin perolehan transaksi terbesar sepanjang lima hari kegiatan. Selain itu, produk perhiasan serta industri olahan kayu juga mencatatkan nilai transaksi yang sangat mengesankan.
Perwakilan perdagangan luar negeri aktif menjalankan promosi intensif dan agenda temu bisnis terarah. Jaringan atase perdagangan serta pusat promosi ekspor bekerja keras mengkurasi mitra bisnis potensial. Lima negara mencatatkan nilai transaksi tertinggi selama perhelatan pameran. Negara-negara tersebut mencakup India, Belanda, Bangladesh, Uni Emirat Arab, dan Jepang.
Lonjakan Peserta dan Kunjungan Pembeli Global
Pameran dagang ini juga menarik partisipasi masif dari para pelaku usaha nasional. Sebanyak 1.873 eksportir ikut serta dan melampaui target awal sebesar 1.500 peserta. Angka tersebut membuktikan semangat tinggi para produsen lokal dalam menembus rantai pasok dunia. Kehadiran ribuan pelaku usaha tersebut membuktikan daya saing komoditas lokal di pasar global.
Sektor kunjungan turut mengalami kenaikan signifikan sebesar 31,08 persen dibanding pelaksanaan edisi sebelumnya. Sebanyak 45.287 pengunjung memadati area pameran untuk menjalin relasi bisnis yang potensial. Arus kunjungan yang padat ini mempercepat terciptanya kesepakatan dagang baru yang menguntungkan.
Keberhasilan penyelenggaraan Trade Expo Indonesia 2026 menegaskan posisi strategis komoditas lokal di pasar ekspor global. Para pelaku wirausaha perlu memanfaatkan momentum emas ini untuk terus meningkatkan standar mutu dan inovasi produk. Dengan demikian, kerja sama dagang bilateral dapat membuka peluang pasar baru secara berkelanjutan.
