Tech

Agentic AI Solusi Baru Otomasi Bisnis Masa Depan

Ilustrasi Agentic AI untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Pengenalan Agentic AI Oleh Solution Architecture Alibaba, Fahri (arsip stapo.id)

Depok, Stapo.id – Agentic AI kini hadir sebagai solusi terbaru untuk mempercepat transformasi teknologi di sektor bisnis modern. Solution Architecture Alibaba, Fahri, memperkenalkan inovasi ini dalam acara AI Workshop di Jakarta.

Ia menekankan bahwa teknologi ini membawa perubahan besar bagi efisiensi operasional perusahaan. Perbedaan utama sistem baru ini terletak pada kemampuan multitasking secara mandiri.

AI tradisional hanya memberikan satu respons setelah menerima masukan dari pengguna. “AI tradisional lebih bersifat one-off, artinya kita mengirimkan pesan atau input, kemudian AI akan merespons,” ujar Fahri.

Keunggulan Agentic AI dalam Memori dan Personalisasi

Sistem baru Agentic AI ini memiliki kemampuan memori untuk menyimpan seluruh riwayat transaksi pelanggan secara detail. Berkat kemampuan tersebut, pelaku usaha dapat memberikan rekomendasi produk yang sangat relevan.

“Hal ini membuat AI lebih responsif serta meningkatkan penjualan dan personalisasi bagi setiap pengguna,” tambahnya.

Evolusi teknologi ini juga mempermudah integrasi data internal tanpa perlu membangun sistem baru. Perusahaan dapat langsung menghubungkan basis data mereka ke dalam kecerdasan buatan dengan cepat.

“Sekarang dengan agentic AI, data internal yang kita miliki bisa langsung terhubung ke AI tanpa harus membuat model dari awal,” pungkas Fahri.

Demokratisasi Teknologi dan Efisiensi Biaya

Selain kecanggihan fitur, efisiensi biaya menjadi faktor pendorong utama adopsi teknologi secara massal. Fahri menyebutkan bahwa biaya operasional teknologi ini mengalami penurunan drastis belakangan ini.

“Dalam dua tahun terakhir saja harganya sudah turun sekitar 90% lebih karena siklus hidupnya yang lebih cepat,” ungkapnya.

Alibaba juga menyediakan alat bantu ramah pengguna untuk karyawan non-teknis seperti divisi HR. Kini, siapa saja dapat membuat sistem digital tanpa latar belakang pemrograman yang rumit.

“Sekarang, meskipun kita bukan orang IT atau engineering, kita bisa membuatnya,” jelas Fahri penuh optimisme.

Adopsi inovasi kecerdasan buatan ini membuka peluang besar bagi pemanfaatan Agentic AI di berbagai industri. Melalui integrasi alat yang inklusif, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan kepuasan pelanggan secara maksimal.

Oleh karena itu, investasi teknologi ini menjadi langkah strategis untuk memenangkan persaingan bisnis global.