Kabar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Soroti Pembangunan Jakarta sebagai Kota Global di Indonesia Summit 2026

Visualisasi abstrak kota global masa depan yang terintegrasi dan modern.

Sumber Gambar: Foto 1: Keynote speech oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Indonesia Summit 2026 Dok. Internal IDN (2026)

Jakarta, 18 Juni 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir sebagai keynote speaker pada hari kedua Indonesia Summit 2026 by IDN yang diselenggarakan di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta.

Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age”, Indonesia Summit 2026 menghadirkan berbagai pemimpin lintas sektor untuk membahas masa depan Indonesia di tengah perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital. Dalam keynote speech-nya, Pramono Anung menyoroti berbagai upaya pembangunan Jakarta untuk menjadikan ibu kota sebagai kota yang lebih modern, inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat global.

Menurut Pramono, pembangunan Jakarta tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan layanan publik, ruang terbuka hijau, mobilitas perkotaan, serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan tata kelola kota yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Dalam paparannya, Pramono menyoroti berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat konektivitas dan mobilitas warga melalui transportasi publik yang semakin terintegrasi.

Salah satu langkah yang menjadi sorotan adalah pengembangan layanan TransJabodetabek yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga seperti Bogor, Tangerang, dan Bekasi

“Transportasi publik yang terintegrasi bukan hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi Jakarta untuk tumbuh sebagai kota global yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Karena itu, kami terus mendorong perluasan konektivitas agar masyarakat memiliki akses yang lebih mudah, nyaman, dan terjangkau,” ujar Pramono Anung.

Pramono menjelaskan bahwa berbagai kebijakan transportasi yang dijalankan telah menunjukkan dampak yang signifikan. Salah satunya terlihat pada rute TransJabodetabek Blok M–Bogor yang mengalami peningkatan jumlah penumpang dari sekitar 2.000 menjadi lebih dari 8.000 penumpang per hari. Dengan tarif yang tetap terjangkau, yaitu antara Rp2.000 hingga Rp3.500, layanan ini dinilai mampu memberikan akses mobilitas yang lebih baik bagi masyarakat.

Pramono juga mengungkapkan bahwa konektivitas transportasi publik Jakarta kini telah mencapai 93 persen. Peningkatan layanan dan kemudahan akses tersebut turut mendorong kenaikan jumlah pengguna transportasi publik rutin, dari sebelumnya sekitar 22 persen menjadi hampir 30 persen.

“Ketika transportasi publik semakin mudah dijangkau, nyaman digunakan, dan terhubung dengan baik, masyarakat akan beralih dari kendaraan pribadi. Itulah yang sedang kami bangun di Jakarta, sebuah kota yang lebih efisien, lebih ramah lingkungan, dan lebih nyaman untuk semua,” tambah Pramono Anung.

Melalui sesi keynote ini, Pramono Anung mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkontribusi dalam menciptakan kota yang lebih nyaman, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan. Menurutnya, pembangunan Jakarta harus terus berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui layanan publik yang semakin baik, konektivitas yang semakin kuat, dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.

Dengan kehadiran Pramono Anung sebagai keynote speaker, Indonesia Summit 2026 kembali menjadi ruang dialog lintas generasi yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan optimisme dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.