Tech

Pertahanan Planet Jadi Fokus Blue Origin Lewat NEO Hunter

Ilustrasi Pertahanan Planet untuk Stapo.id

Depok, Stapo.id – Pertahanan Planet menjadi visi jangka panjang perusahaan antariksa milik Jeff Bezos, Blue Origin. Meski baru mencapai orbit sebanyak dua kali, perusahaan ini mulai menatap masa depan. Blue Origin meluncurkan konsep misi NEO Hunter untuk menjaga keamanan Bumi. Proyek ini merupakan kolaborasi strategis dengan Jet Propulsion Lab milik NASA.

Tujuan utama misi ini adalah menguji teknik pembelokan asteroid yang mengancam. Mereka berencana menggunakan metode defleksi sinar ion yang canggih. Selain itu, tim juga menyiapkan teknik dampak kinetik langsung yang kuat. Langkah ini bertujuan melindungi planet kita dari berbagai ancaman luar angkasa yang nyata.

Inovasi Blue Ring untuk Pertahanan Planet

Blue Origin akan mengandalkan platform pesawat ruang angkasa bernama Blue Ring. Platform ini sedang dalam tahap pengembangan aktif untuk berbagai kebutuhan orbital. Blue Ring mampu melakukan pengisian bahan bakar langsung di luar angkasa. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya mengangkut dan menampung banyak satelit sekaligus.

Konsep misi ini melibatkan peluncuran armada satelit mini atau cubesat. Satelit-satelit tersebut akan menganalisis objek dekat Bumi secara sangat mendetail. Tim ahli akan mengukur massa dan kepadatan objek tersebut terlebih dahulu. Data akurat sangat penting sebelum mereka memutuskan cara mitigasi terbaik.

Pihak perusahaan menyarankan penggunaan sinar partikel yang terkonsentrasi untuk mengubah orbit. Alternatif lainnya adalah menabrak asteroid tersebut dengan kecepatan yang sangat tinggi. Pendekatan ini mereka sebut sebagai Robust Kinetic Disruption yang sangat efektif untuk keamanan global.

Cara Kerja Misi NEO Hunter

Teknik tabrakan ini terinspirasi dari keberhasilan misi DART milik NASA tahun 2022. Saat itu, NASA berhasil mengubah jalur orbit sebuah asteroid secara nyata. Namun, para ilmuwan mengingatkan adanya risiko efek berantai dari benturan tersebut. Tabrakan kosmik bisa saja memberikan hasil yang tidak sesuai prediksi awal.

Hingga kini, jadwal pasti misi pemburu asteroid ini masih belum jelas. Namun, platform Blue Ring telah melewati uji beban struktural yang ketat. Pengujian tersebut berlangsung di Marshall Space Flight Center milik NASA belum lama ini. Prototipe awalnya sudah mengangkasa pada awal tahun 2025 yang lalu.

Sementara itu, NASA juga sedang menyiapkan misi mandiri bernama NEO Surveyor. Ini adalah teleskop luar angkasa pertama yang khusus mendeteksi benda berbahaya. Alat ini menggunakan detektor inframerah untuk melacak objek yang redup. Objek tersebut biasanya sulit terdeteksi karena tidak memantulkan banyak cahaya tampak.

Misi NEO Surveyor rencananya akan meluncur menggunakan roket SpaceX pada tahun 2027. Blue Origin sendiri tetap fokus pada peluncuran misi Blue Ring tahun ini. Upaya ini menjadi bagian penting dalam strategi Pertahanan Planet di masa depan.