Memahami Makna Kartini Modern Bersama Elisa Sugito

Depok, Stapo.id – Menelusuri Makna Kartini Modern menjadi sangat relevan saat menyambut peringatan hari pahlawan nasional setiap tanggal 21 April. Elisa Sugito menyampaikan perspektifnya mengenai perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kesetaraan di era digital. Sebagai seorang advokat, ia aktif dalam berbagai inisiatif pemberdayaan perempuan serta generasi muda.
Elisa kini menjabat sebagai Direktur PPA Kartini Heritage Center sejak awal tahun 2024. Ia berfokus pada proyek strategis investasi dan pengembangan industri di tanah air. Melalui yayasan tersebut, ia berkontribusi nyata untuk mengembangkan potensi generasi muda secara berkelanjutan.
Tantangan Perempuan di Level Strategis
Pendidikan hukum dari S1 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan S2 Universitas Indonesia (UI) memberikan landasan kuat bagi karier profesionalnya saat ini. Ia juga sedang menuntaskan studi MBA di bidang Digital Business pada EU Business School. Menurutnya, pemahaman hukum dan bisnis digital membantu seseorang tetap relevan menghadapi perubahan zaman.
Elisa menilai akses pendidikan dan karier bagi perempuan kini jauh lebih terbuka. Namun, tantangan kini telah bergeser ke level yang lebih kompleks dan menantang. Perempuan harus mampu mempertahankan posisi strategis dan mendapatkan pengakuan setara dalam pengambilan keputusan.
Dalam menjalani keseharian, Elisa memaknai keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi sebagai proses yang dinamis. Ia menyadari bahwa tidak semua hal harus selalu seimbang setiap saat, namun yang terpenting adalah memahami prioritas dan menyediakan waktu untuk refleksi serta menjaga kualitas hidup.
Memperluas Makna Kartini Modern di Era Digital
Teknologi dan globalisasi kini mempengaruhi tantangan masa depan bagi seorang advokat profesional. Seorang praktisi hukum wajib menguasai aspek bisnis dan teknologi secara mendalam. Elisa terus mengembangkan diri melalui pembelajaran berkelanjutan guna menghadapi dinamika geopolitik global. Untuk itu, Elisa terus mengembangkan diri melalui pembelajaran berkelanjutan dan keterlibatan dalam proyek-proyek dengan tingkat kompleksitas tinggi.
Prinsip woman support woman harus menjadi sebuah mindset yang kuat bagi setiap perempuan. Kolaborasi nyata menciptakan dampak besar daripada sekadar kompetisi yang tidak sehat antar sesama. Ia meyakini bahwa persatuan akan memperkuat posisi perempuan dalam berbagai sektor industri.
Elisa memaknai keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi sebagai proses yang sangat dinamis. Memahami prioritas menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas hidup setiap harinya. Ia selalu menyediakan waktu untuk refleksi agar tetap fokus pada tujuan jangka panjang.
Bagi Elisa, Makna Kartini Modern adalah tentang pemanfaatan peluang yang sudah tersedia saat ini. Ia membayangkan sosok Kartini akan sangat vokal menyuarakan kemandirian finansial melalui media sosial. Semangat Kartini tetap menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan terus berkembang mengikuti zaman. Karena bagi Elisa hal yang digambarkan Kartini adalah Visioner, Berani dan Mencerahkan.
Narasumber: Elisa Sugito
Interviewer: Pradahlan Sindu Mardiko
