Kabar

Layanan Transportasi Depok Diperluas demi Mobilitas Pelajar

Ilustrasi Layanan Transportasi Depok untuk Stapo.id

Sumber Gambar: Diskominfo Depok

Depok, Stapo.id – Layanan transportasi Depok kini semakin luas berkat penambahan rute bus sekolah gratis dan rencana koridor baru BISKITA. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan terus berupaya menyediakan akses mobilitas yang lebih baik. Langkah strategis ini bertujuan utama untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di berbagai wilayah strategis.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, memberikan penjelasan detail mengenai pengembangan fasilitas publik ini. Saat ini, pemerintah daerah mengelola dua unit bus sekolah untuk mendukung aktivitas harian para siswa. Satu unit kendaraan tersebut sudah melayani rute aktif secara rutin setiap hari sekolah.

“Saat ini sudah ada satu unit yang aktif melayani anak sekolah di sekitar Depok 1 dan Lembah Gurame,” ujar Aan Syurahman. Beliau menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menambah jangkauan layanan ini dalam waktu dekat. Fokus utamanya adalah mempermudah akses perjalanan bagi para pelajar menuju sekolah mereka.

Perluasan Rute Bus Sekolah Gratis Terbaru

Dishub segera mengoperasikan unit tambahan untuk melayani rute dari Kalibaru menuju Depok Timur atau wilayah Depok 2. Jalur operasional bus tersebut mencakup sejumlah titik penting mulai dari Kantor Dishub di Jalan Abdul Gani. Kendaraan akan melewati Jalan Dimun Raya hingga mencapai akses jalan raya di sekitar Tol Cijago.

Perjalanan berlanjut menyisir Jalan Bahagia Raya, Jalan Proklamasi, Jalan Kemakmuran Raya, hingga mencapai Jalan Merdeka. Bus juga akan melintasi area Lindri Giri dan Waru Jaya sebelum kembali ke titik pengendapan terakhir. Skema rute ini dirancang untuk menjangkau pemukiman padat penduduk yang banyak memiliki populasi siswa.

“Rencananya dalam waktu dekat akan diaktifkan satu unit lagi untuk melayani rute Kalibaru hingga Depok Timur atau Depok 2,” jelas Aan. Fasilitas ini menjadi alternatif transportasi yang aman sekaligus efisien bagi keluarga. Penggunaan bus sekolah secara kolektif diharapkan mampu meminimalkan volume kendaraan pribadi saat jam berangkat sekolah.

Pengembangan Koridor Baru Layanan Transportasi Depok

Selain bus sekolah, pemerintah kota juga serius dalam mengembangkan BISKITA Trans Depok sebagai tulang punggung transportasi publik. Saat ini, layanan tersebut baru memiliki satu koridor yang menghubungkan Terminal Margonda dengan Stasiun LRT Harjamukti. Dishub kini tengah mengusulkan pembukaan dua koridor tambahan kepada pihak kementerian terkait.

Koridor 2 nantinya akan melayani trayek dari wilayah Sawangan menuju Terminal Depok yang sangat padat. Sementara itu, Koridor 3 akan menghubungkan wilayah Permata Depok atau Citayam menuju Terminal Jatijajar. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan transportasi umum yang terintegrasi secara menyeluruh.

“Rute-rute tersebut dipilih berdasarkan kajian serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan angkutan umum yang terintegrasi dan menjangkau lebih luas,” pungkas Aan. Beliau juga berharap pengelolaan BISKITA oleh pemerintah daerah dapat berjalan optimal pada tahun ini. Peningkatan kualitas layanan ini menjadi kunci utama dalam mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi.

Upaya masif dalam membenahi layanan transportasi Depok ini patut mendapatkan apresiasi karena menjawab langsung kebutuhan warga. Penambahan rute dan koridor baru akan menciptakan sistem mobilitas yang lebih tertib dan efisien. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi perawatan fasilitas serta antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan angkutan umum.